Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Kutub Medan Magnet Bumi Menuju Rusia

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diagram medan magnet Bumi. Kredit: Vector Stock

    Diagram medan magnet Bumi. Kredit: Vector Stock

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang ilmuwan bingung dengan kutub magnet Bumi menuju Rusia. Tidak seperti kutub geografisnya, kutub medan magnet bumi yang berfungsi sebagai dasar navigasi kita aktif bergerak perlahan-lahan melintasi Kutub Utara Kanada menuju Rusia sejak 1831.

    Berita terpopuler lainnya adalah Presiden Rusia Vladimir Putin masih menggunakan Windows XP yang sudah usang di komputer resminya Juga, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Totok Suprayitno menegaskan penggantian Ujian Nasional dari pola sebelumnya bukan coba-coba.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:

    1. Kutub Utara Medan Magnet Bumi Menuju Rusia, Ilmuwan Bingung

    Diagram medan magnet Bumi. Kredit: Vector Stock

    Tidak seperti kutub geografisnya, kutub medan magnet bumi yang berfungsi sebagai dasar navigasi kita aktif bergerak.

    Kutub magnet utara perlahan-lahan bergerak melintasi Kutub Utara Kanada menuju Rusia sejak 1831, tetapi kecepatannya menuju Siberia dalam beberapa tahun terakhir sekitar 34 mil per tahun telah memaksa para ilmuwan untuk memperbarui World Magnetic Model (Model Magnetik Dunia) - yang digunakan oleh sistem navigasi sipil, NATO, dan militer AS dan Inggris - setahun lebih cepat dari jadwal, sebagaimana dilaporkan CNN, 19 Desember 2019.

    World Magnetic Model 2020 memperkirakan bahwa kutub akan melanjutkan perjalanannya ke Rusia, tetapi sekarang kecepatannya perlahan-lahan menurun menjadi sekitar 24,8 mil per tahun. Sejak ditemukan pada tahun 1831, kutub telah menempuh 1.400 mil.

    2. Vladimir Putin Masih Pakai Windows XP Jadul, Ini Sebabnya

    Presiden Rusia Vladimir Putin masih menggunakan Windows XP, yang oleh Microsoft sudah dihentikan pelayanannya. (openmedia.io)

    Presiden Rusia Vladimir Putin masih menggunakan Windows XP yang sudah usang di komputer resminya. Dalam gambar di Siaran pers Kremlin menunjukkan Putin di kediamannya di Moskow, duduk di dekat layar yang menunjukkan bahwa komputernya masih menjalankan Windows XP.

    Padahal Microsoft telah berhenti memberikan dukungan untuk XP pada 2014 dan memperingatkan bahwa komputer yang menjalankan perangkat lunak mungkin lebih rentan terhadap risiko keamanan.

    Namun, Rusia memberlakukan batasan pada perangkat lunak asing dan peraturan Moskow dapat mencegah Putin untuk memperbarui, demikian dikabarkan Open Media.

    3. Kemendikbud: Ujian Nasional Diganti Asesmen Bukan Coba-Coba

    Sejumlah siswa SMA Negeri 4 Medan mengerjakan soal saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama, di Medan, Sumatera Utara, Senin, 1 April 2019. Hingga menjelang malam para siswa di sekolah tersebut terus mengerjakan ujian soal Bahasa Indonesia karena jaringan komputer terserang virus, sementara sedikitnya 200 siswa lainnya tidak dapat mengikuti ujian. ANTARA

    Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Totok Suprayitno menegaskan penggantian Ujian Nasional dari pola sebelumnya bukan coba-coba.

    "Penggantian format UN dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter bukan coba-coba, karena kami sudah mempunyai embrionya sejak lama," ujar Totok dalam diskusi di Jakarta, Selasa, 17 November 2019.

    Totok mengatakan embrio yang sudah dibuat oleh Kemendikbud tersebut yakni Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI), yang sebelumnya digunakan untuk memantau mutu pendidikan secara nasional atau daerah.

    Selain tiga berita terpopuler di atas, Anda bisa membaca berita hari ini seputar sains dan teknologi hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.