Soal Sekolah Ambruk, Nadiem: Bikin Saya Khawatir

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (kedua kanan) mendengarkan penjelasan Sekretariat Daerah Pemkot Pasuruan, Jawa Timur Bahrul (kedua kiri) saat mengunjungi Sekolah Dasar (SD) Negeri Gentong yang ambruk di Pasuruan, Jawa Timur Kamis 5 November 2019. Selain mengunjungi sekolah yang ambruk tersebut, Mendikbud juga mengunjungi keluarga korban dan berjanji akan melakukan investigasi  penyebab peristiwa tersebut agar tidak terjadi lagi peristiwa serupa. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (kedua kanan) mendengarkan penjelasan Sekretariat Daerah Pemkot Pasuruan, Jawa Timur Bahrul (kedua kiri) saat mengunjungi Sekolah Dasar (SD) Negeri Gentong yang ambruk di Pasuruan, Jawa Timur Kamis 5 November 2019. Selain mengunjungi sekolah yang ambruk tersebut, Mendikbud juga mengunjungi keluarga korban dan berjanji akan melakukan investigasi penyebab peristiwa tersebut agar tidak terjadi lagi peristiwa serupa. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  Nadiem Makarim mengatakan bahwa pemerintah mulai 2020 akan mengecek keamanan bangunan sekolah supaya kejadian sekolah ambruk dan menimbulkan korban tidak terulang.

    "Masalah keamanan sekolah ini sebenarnya bikin saya khawatir. Oleh karenanya kami akan cek sekolah mana yang rentan roboh mana yang tidak," kata Nadiem dalam temu media di Jakarta, Senin, 23 Desember 2019.

    Ia mengatakan, mulai 2020 fokus pemerintah tidak lagi membangun sekolah tetapi memeriksa keamanan bangunan sekolah untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman.

    "Kami akan cek dulu mana sekolah yang rentan, mana sekolah yang tidak, agar kejadian seperti di Pasuruan tidak terulang kembali," katanya.

    Nadiem mengimbau pemerintah daerah dan pengurus sekolah ikut memantau kondisi bangunan sekolah.

    Kalau menemukan tanda-tanda kerusakan saat memeriksa bangunan sekolah, ia mengatakan, pengelola sekolah bisa melaporkannya ke dinas pendidikan setempat agar segera diperbaiki.

    Pada awal November, bangunan di SDN Gentong 1 Pasuruan roboh, mengakibatkan seorang siswa dan seorang guru meninggal dunia serta 16 orang terluka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.