Banjir 2020, BNPB: Korban Meninggal 46, Kabupaten Bekasi Terluas

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sisa pohon yang tumbang akibat diterjang banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 3 Januari 2020. Banjir terjadi sejak Rabu dinihari, 1 Januari 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Sisa pohon yang tumbang akibat diterjang banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 3 Januari 2020. Banjir terjadi sejak Rabu dinihari, 1 Januari 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 46 orang meninggal  akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Jabodetabek hingga Banten, demikian diumumkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jumat malam, 3 Januari 2020. 

    Sebanyak 11 orang meninggal di Kabupaten Bogor, sembilan  di Kota Bekasi, sembilan di Jakarta, tujuh di Kabupaten Lebak, empat di Kota Tangerang Selatan, tiga di Kota Depok, satu di Kota Bogor dan satu meninggal di Kabupaten Bekasi.

    BNPB juga mencatat satu orang hilang di Kabupaten Lebak. 

    Data yang terkumpul hingga Jumat, pukul 23.00 WIB tersebut juga mencatat jumlah pengungsi 173.064 orang yang merupakan bagian dari 39.627  keluarga.

    Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya, menyebutkan jumlah lokasi pengungsian juga mengalami penambahan setelah terverifikasi lagi oleh petugas-petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

    Kabupaten Bekasi terdampak banjir paling luas secara administratif, mencakup 18 kecamatan. Selanjutnya DKI Jakarta mencakup 17 kecamatan, Kabupaten Bogor 13 kecamatan, Kota Tangerang 13 kecamatan, Kota Bekasi 12 kecamatan, Kota Depok 11 kecamatan, Kabupaten Lebak enam kecamatan, Kota Bogor enam kecamatan dan Kota Tangerang Selatan enam kecamatan.

    Sedangkan jumlah pengungsi terbanyak tercatat ada di Kota Bekasi mencapai 149.537 jiwa yang tersebar di 97 lokasi pengungsian. DKI Jakarta mencapai 11.474 jiwa tersebar di 66 titik pengungsian.

    Selanjutnya di Kabupaten Bekasi mencapai 2.800 pengungsi berada di satu titik pengungsian, di Kabupaten Bogor mencapai 2.173 jiwa berada di dua lokasi, di Kabupaten Lebak 1.500 jiwa  di empat titik pengungsian dan Kota Depok tercatat 105 pengungsi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.