Bermasalah, Pendaftaran Akun SNMPTN 2020 Diperpanjang 2 Hari

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi  Negeri (SNMPTN) mengerjakan soal di kampus Universitas Hasanuddin Makassar, (12/6). Pendaftar di kampus unhas untuk jalur SNMPTN tahun ini  mencapai 24.101 peserta. TEMPO/Hariandi Hafid

    Sejumlah peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mengerjakan soal di kampus Universitas Hasanuddin Makassar, (12/6). Pendaftar di kampus unhas untuk jalur SNMPTN tahun ini mencapai 24.101 peserta. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Bandung - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) akhirnya memutuskan untuk memperpanjang batas akhir pendaftaran akun bagi sekolah dan siswa calon peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020. Dari semula ditetapkan Selasa 7 Januari 2020 pukul 23.59 WIB, batas akhirnya menjadi Kamis 9 Januari 2020 pukul 17.00 WIB.

    Ketua LTMPT Mohammad Nasih berdalih keputusan itu untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada sekolah maupun siswa untuk mengikuti SNMPTN. “Serta mencermati perkembangan dan aktivitas pendaftaran akun LTMPT dua hari terakhir,” katanya lewat siaran pers, Selasa sore 7 Januari 2020.

    Ketentuannya, perpanjangan pendaftaran akun itu hanya diberikan kepada sekolah maupun siswa yang sudah daftar dan tinggal melakukan permanen data. LTMPT meminta pihak sekolah maupun siswa untuk dapat memanfaatkan kesempatan perpanjangan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya.

    “Tidak melakukan permanen data akan sangat merugikan sekolah maupun siswa karena harus kehilangan kesempatan untuk melakukan proses pengisian PDSS maupun pendaftaran SNMPTN,” katanya. PDSS singkatan dari Pangkalan Data Sekolah dan Siswa.

    LTMPT juga menyampaikan permohon maaf karena proses pendaftaran akun pada dua hari terakhir mengalami gangguan dan menciptakan ketidaknyamanan bagi sekolah, siswa, maupun orang tua. Nasih tidak menjawab ketika ditanya apakah gangguan proses pendaftaran akibat server lumpuh.

    “Kami berkomitmen untuk melayani dan terus memberikan yang terbaik sehingga seleksi penerimaan mahasiswa baru dapat dilakukan dengan lebih berkualitas dan akuntabel,” kata Nasih.

    Proses pendaftaran itu menjelang batas akhir diwarnai keluhan yaitu sulit mengakses oleh sebagian sebagian guru dan siswa. Keluhan membuncah menjadi aneka petisi menuntut perpanjangan masa pendaftaran.

    Dari pantauan Tempo, setidaknya ada empat petisi yang dibuat di laman change.org. Petisi online itu ditujukan mulai dari kepada panitia LTMPT, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sampai Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

    Seorang pencetus petisi Khofifah Agni menuliskan alasannya, yaitu masalah server yang sering error. “Padahal sudah dicoba berulang kali tapi tetap sama, tidak bisa,” katanya.

    Pembuat petisi lainnya Herie Gunawan menuliskan senada bahwa para guru maupun siswa merasa waktu pendaftaran SNMPTN 2019 sangat singkat dan terhambat masalah teknis. “Server selalu penuh dan terkesan LTMPT tidak siap, dan proses sinkronisasi Bidikmisi dan SNMPTN yang belum terkoneksi dengan baik,” ujarnya.

    LTMPT dimintanya mengambil langkah solusi cepat. Petisi berisi seruannya itu telah didukung 18 ribu lebih akun.

    Adapun petisi kepada Presiden Jokowi dibuat oleh akun sma squad dan saat berita ini dibuat telah menghimpun 7.000 pendukung. Isinya: portal LTMPT EROR, sehingga kami siswa siswi sma kelas 12 tidak bisa regristrasi, dan ini bisa menghambat masa depan kami.

    Data sementara pendaftaran di LTMPT sampai Selasa 7 Januari 2020 pukul 15.25 WIB, jumlah yang mendaftar akun sebanyak 22.294 sekolah. Jumlah akun sekolah yang aktif baru 21.296 sekolah, dan jumlah sekolah yang telah menyelesaikan permanen data baru sebanyak 11.816 sekolah.

    Sementara, jumlah siswa yang mendaftar akun sebanyak 1.271.753 orang. Dari jumlah itu yang sudah permanen datanya 901.275 orang.

    Pemerintah mengeluarkan kebijakan baru soal cara mendaftar masuk perguruan tinggi negeri pada 2020. Awalnya setiap peminat harus mendaftar agar punya akun di laman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Pendaftaran itu ke https://portal.ltmpt.ac.id.

    Kebijakan baru yang disebut Single Sign On itu menjadi tahap awal pendaftaran SNMPTN. Sedangkan tahap kedua registrasi untuk Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.