Arsinum Mobile, Cara BPPT Olah Air Banjir Jadi Siap Minum

Warga saat mengisi air bersih yang berada di gorong-gorong di Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 3 Januari 2019. Usai dilanda banjir, khususnya warga di Perumahan Pondok Gede Permai kesulitan mendapatkan air bersih untuk membersihkan rumah dari sisa lumpur maupun untuk mandi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berharap pemerintah atau pihak lain mau memanfaatkan teknologi Air Siap Minum atau Arsinum Mobile. Teknologi ini terbukti bisa sangat membantu masyarakat korban bencana yang harus mengungsi dengan infrastruktur air bersih hancur.

Saat ini satu dari tiga unit Arsinum Mobile yang dimiliki BPPT masih berada di tengah masyarakat korban banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten. Sebelumnya, mereka juga tersebar di lokasi bencana banjir dan longsor di Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor. Masyarakat korban Gempa Palu dan Lombok juga pernah merasakan manfaat perangkat penyedia air bersih ini.

"Alat Arsinum Mobile dibuat supaya bisa membantu masyarakat terdampak bencana dan berpindah-pindah dengan mudah. Sekaligus mengkampanyekan juga teknologi pengolahan air," kata Direktur Pusat Teknologi Lingkungan BPPT Rudi Nugroho, Selasa 14 Januari 2020.

Dikembangkan sejak 2018, Rudi menuturkan, alat ini berkapasitas lima ribu liter air siap minum per hari dan air bersih 20 ribu liter per hari. Sumber air bakunya bisa berasal dari air tanah, air sungai, rawa, air sawah irigasi, atau air banjir sekalipun. Air kotor itu dipompa ke unit pretreatment yang terdiri dari Bag Filter dan Cartridge Filter.

"Selanjutnya dari pretreatment dipompa ke sistem penyaringan dengan membran. Tahap pertama dengan membran ultrafiltrasi ukuran pori sebesar 0,01 mikron. Hasilnya air bisa sangat jernih dan dapat dipakai sebagai air bersih," katanya.

Untuk bisa siap minum, ada tangki untuk penampungan air yang menyatu dengan alat di mobil. Di sini ada membran reverse osmosis yang porinya sangat kecil, sekitar 0,001 mikron. Hasil penyaringannya diklaim air bisa langsung diminum tanpa perlu dimasak. 

"Hasilnya sangat murni dan ditampung di bak penampung yang dilengkapi dengan sistem sterilisasi ultraviolet," kata Rudi.

Rudi menambahkan, Arsinum Mobile meminum listrik bisa dari jaringan PLN, genset ataupun baterai tenaga matahari. "Ketiga sistem kelistrikan tersebut telah tersedia di Arsinum Mobile," katanya.

 






Buruh Tolak Migrasi Kompor Induksi: Masih Banyak Daerah yang Listriknya Memprihatinkan

7 jam lalu

Buruh Tolak Migrasi Kompor Induksi: Masih Banyak Daerah yang Listriknya Memprihatinkan

Bos PLN sebelumnya memastikan tak ada perubahan daya listrik pelanggan jika terjadi migrasi kompor listrik.


Migrasi ke Kompor Listrik, Pemilik Rumah Makan di Tangerang Cerita Masih Sering Terjadi Pemadaman

10 jam lalu

Migrasi ke Kompor Listrik, Pemilik Rumah Makan di Tangerang Cerita Masih Sering Terjadi Pemadaman

Sejumlah pemilik restoran di Tangerang menilai program migrasi ke kompor listrik belum akan efektif karena saat ini masih sering terjadi pemadaman.


Program Kompor Listrik, Bos PLN Pastikan Tak Ada Kenaikan Daya: 450 VA, 900 VA, Tetap

13 jam lalu

Program Kompor Listrik, Bos PLN Pastikan Tak Ada Kenaikan Daya: 450 VA, 900 VA, Tetap

Bos PLN memastikan daya listrik masyarakat penerima program kompor listrik tak berubah. "Yang 450 VA tetap 450 VA, yang 900 VA juga tetap 900 VA."


PLN Beri Pendampingan ke Masyarakat Penerima Kompor Listrik: Sampai Benar-benar Mandiri

14 jam lalu

PLN Beri Pendampingan ke Masyarakat Penerima Kompor Listrik: Sampai Benar-benar Mandiri

PLN akan berfokus dalam pendampingan dan evaluasi bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk program uji coba migrasi ke kompor listrik.


Menguak Kurangnya Efisiensi Kompor Gas dan Penyebabnya

23 jam lalu

Menguak Kurangnya Efisiensi Kompor Gas dan Penyebabnya

Kelebihan pasokan listrik dan impor LNG yang dilakukan Indonesia kemungkinan menjadi alasan dibalik kurangnya efisiensi kompor gas di Indonesia.


Dua Alat Berat Diturunkan untuk Bersihkan Sisa Material Banjir di Garut

2 hari lalu

Dua Alat Berat Diturunkan untuk Bersihkan Sisa Material Banjir di Garut

Pemprov Jawa Barat menurunkan dua alat berat untuk mempercepat proses membersihkan material sisa banjir di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut


Kementan: Asuransi Pertanian Solusi untuk Antisipasi Bencana Banjir

2 hari lalu

Kementan: Asuransi Pertanian Solusi untuk Antisipasi Bencana Banjir

Asuransi membuat petani tidak merugi. Lahan yang diasuransi akan mendapatkan klaim saat terjadi gagal panen.


Cegah Genangan, Pemkot Surabaya Bangun 55 Titik Sodetan

3 hari lalu

Cegah Genangan, Pemkot Surabaya Bangun 55 Titik Sodetan

Sodetan atau crossing di berbagai lokasi ditargetkan rampung pada November mendatang.


Kompor Induksi Masih Diuji Coba, Menteri ESDM Sebut Perlu Tambahan Daya untuk Listrik 450 Watt

3 hari lalu

Kompor Induksi Masih Diuji Coba, Menteri ESDM Sebut Perlu Tambahan Daya untuk Listrik 450 Watt

ESDM menyebut perlu ada tambahan daya bagi listrk 450 watt agar bisa mengakses kompor listrik induksi.


Ruas Tol Pondok Aren-Serpong KM 08 Masih Ditutup Karena Banjir

3 hari lalu

Ruas Tol Pondok Aren-Serpong KM 08 Masih Ditutup Karena Banjir

Satu jam lebih sejak banjir, ruas tol Pondok Aren-Serpong Km 08 masih tertutup banjir dan sementara belum bisa dilintasi.