ITB Beri Gelar Doktor Kehormatan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersiap mengikuti foto bersama seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersiap mengikuti foto bersama seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Bandung - Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan atau Honoris Causa pekan ini. Setelah mantan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla pada Senin lalu, Kamis ini giliran Mochamad Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

    Basuki dinilai berjasa dalam bidang pengembangan, pembangunan dan
    pengelolaan infrastruktur, khususnya dalam bidang sumber daya air dan infrastruktur tahan gempa.

    Pemberian Gelar Doktor Kehormatan tersebut diberikan Rektor ITB Kadarsah Suryadi pada Sidang Terbuka ITB di Aula Barat, Kampus ITB Jalan Ganesa 10 Bandung, Kamis, 16 Januari 2020.

    Ketua Tim Promotor Indratmo Soekarno mengatakan ITB memberikan Gelar
    Doktor Kehormatan sebagai penghargaan dan penghormatan kepada seseorang yang telah terbukti memberikan sumbangan nyata, menonjol, dengan dampak luar biasa dalam memajukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni bagi perkembangan kebudayaan bangsa dan kemanusiaan.

    “Dengan pemberian gelar Doktor Kehormatan ini, ITB berharap dapat mendorong masyarakat dan bangsa Indonesia untuk berprestasi dan memberikan sumbangan bagi pengembangan iptek, seni atau kemanusiaan,” katanya dalam Laporan Pertanggungjawaban Akademik Tim Promotor.

    Basuki Hadimuljono dinilai memiliki peranan sangat penting dalam bidang infrastruktur sumber daya air dan infrastruktur tahan gempa. Beberapa di antaranya pembangunan infrastruktur yang sangat kompleks di dalam pelaksanaannya.

    "Pembangunan infrastruktur ini selain meningkatkan pemerataan pembangunan dan mengurangi disparitas antar wilayah juga untuk meningkatkan perekonomian dan penciptaan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing bangsa," kata Indratmo.

    Terkait peningkatan kualitas pendidikan tinggi, Basuki telah membangun berbagai
    infrastruktur di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk beberapa infrastruktur yang telah dibangun di kampus ITB Jatinangor. Sebelumnya Basuki telah menerima beberapa tanda penghargaan dan pengakuan termasuk dari ITB yaitu Ganesha Praja Manggala Bakti Adiutama ITB pada 2017.

    Berdasarkan prestasi serta kontribusinya dalam bidang pembangunan, pengembangan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, khususnya infrastrukur dalam bidang sumber daya air dan infrastruktur tahan gempa, Tim Promotor meyakini Basuki Hadimuljono telah menghasilkan karya nyata, yang hasilnya telah dirasakan dalam peningkatan kesejahteraan bangsa Indonesia.

    "Oleh karena itu, Tim Promotor berkesimpulan dan berkeyakinan bahwa Dr. Ir. Mochamad Basuki Hadimuljono M.Sc., telah memenuhi ketentuan Senat Akademik ITB untuk menerima penghargaan gelar Doktor Kehormatan," ujar Indratmo.

    Rektor ITB Kadarsah Suryadi mengatakan penganugerahan ini juga dilaksanakan bertepatan dengan 100 tahun ITB sebagai institusi Pendidikan Tinggi Teknik di
    Indonesia. Basuki Hadimuljono dinilai sebagai abdi negara yang sangat berdedikasi dan pekerja keras di Departemen Pekerjaan Umum dan sebagai seorang birokrat yang sangat andal, tangguh dan menunjukkan kepeloporannya.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.