Hujan pada Hari Imlek, Simak Prediksi BMKG Selengkapnya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengemis menggunakan payung dan jas hujan, untuk melindungi dirinya dari guyuran hujan demi mendapatkan sedekah, dari umat yang berdoa di malam tahun baru Imlek, Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Jakarta, 18 Februari 2015. Tempo/Fajar januarta

    Sejumlah pengemis menggunakan payung dan jas hujan, untuk melindungi dirinya dari guyuran hujan demi mendapatkan sedekah, dari umat yang berdoa di malam tahun baru Imlek, Vihara Dharma Bhakti, Petak Sembilan, Jakarta, 18 Februari 2015. Tempo/Fajar januarta

    TEMPO.CO, Bandung - Masyarakat kebanyakan mengidentikkan Hari Raya Tahun Baru Cina atau Imlek di Indonesia dengan hujan. Faktanya, hari raya ini memang selalu jatuh di musim hujan, dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun memperkirakan Imlek pada 25 Januari mendatang berpotensi diwarnai hujan ringan hingga lebat di berbagai daerah di Indonesia.

    Secara umum, potensi hujan sedang hingga lebat itu melingkupi daerah Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka-Belitung, Lampung. Kemudian DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat-Selatan-Tengah. Selain itu Sulawesi Barat-Selatan-Tenggara, dan Papua.

    Sementara potensi hujan ringan pada 25 Januari 2020 ada di Aceh, Sumatera Utara dan Barat, Jambi, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara serta Papua Barat.

    Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin, mengatakan kejadian hujan pada Hari Imlek bervariasi tiap daerah.”Pola kejadian potensi dapat terjadi signifikan pada malam hingga dinihari dan sore menjelang malam,” katanya saat dihubungi Selasa 21 Januari 2020.

    Perkiraan cuaca 24-27 Januari 2020 wilayah Jabodetabek, misalnya, secara umum hujan ringan. Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi berpotensi hujan sedang hingga lebat hanya pada dinihari, pagi, dan malam hari.

    Sebagai catatan, hujan ringan berintensitas 0,1–5,0 milimeter per jam atau 5–20 milimeter per hari. Adapun hujan sedang berkisar 5,0–10,0 milimeter per jam atau 20–50 milimeter per hari. Kategori hujan lebat antara 10,0–20,0 milimeter per jam atau 50–100 milimeter per hari. Hujan sangat lebat jika intensitasnya lebih dari 20 milimeter per jam atau 100 milimeter lebih per hari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.