Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Heboh Wabah Virus Corona Baru dari Cina, Peneliti: Mirip SARS

image-gnews
Ilustrasi virus corona. Sumber: wikipedia.org
Ilustrasi virus corona. Sumber: wikipedia.org
Iklan

TEMPO.CO, JakartaVirus corona misterius mirip SARS telah menyebar di Cina dan membuat heboh dunia. Virus itu telah menginfeksi lebih dari 201 orang di Wuhan, Beijing, dan Shenzhen. Belum termasuk dua orang di Thailand dan seorang di Jepang. Mereka seluruhnya positif terinfeksi virus penyebab pneumonia tersebut--empat orang di antaranya meninggal.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memastikan penyakit yang menyebar di Wuhan berasal dari virus dengan struktur genetik yang belum pernah diketahui sebelumnya. Virus itu masuk keluarga besar corona, penyebab flu biasa sampai yang serius seperti SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome).

Arnaud Fontanet, Kepala Departemen Epidemiologi di Institut Pasteur, Paris, Prancis, mengatakan virus yang saat ini ramai diperbincangkan tersebut adalah yang ketujuh dalam keluarga virus corona yang pernah didapati menginfeksi manusia. Menurutnya, genetika virus yang sekarang (2019-nCoV) identik 80 persen dengan SARS .

Fontanet menuturkan, virus yang sekarang kelihatannya lebih 'lemah' daripada SARS. Tapi dia juga mengatakan bahwa, seperti juga SARS, virus ini bisa bermutasi dengan cepat. "Kami pikir sumbernya dari hewan ternak di pasar dan dari sana lalu melompat ke manusia," katanya seperti dikutip dari rte.ie yang terbit, Senin 20 Januari 2020.

Sedang WHO mengatakan, "Hewan kelihatannya sumber yang paling mungkin...dengan penularan antar manusia yang terbatas."

Terbaru, ketua tim peneliti yang ditunjuk pemerintah Cina, Zhong Nanshan, telah memberi konfirmasi bahwa 2019-nCov benar menular antar manusia. Ini menegaskan indikasi sebelumnya yang didapat dari kasus yang muncul sepanjang akhir pekan lalu di Wuhan. Otoritas setempat mengungkap kalau para pasien tak memiliki riwayat kontak dengan pasar makanan laut yang diyakini sebagai sumber penularan virus.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pengetahuan ini memicu alarm semakin kencang karena kaitannya dengan SARS yang telah membunuh 349 orang di daratan Cina dan 299 lain di Hong Kong sepanjang 2002 dan 2003 lalu. Saat itu sebanyak 8.000 orang di dunia terinfeksi dan virus menyebar hingga ke-40 negara.

Peneliti di MRC Centre for Global Infectious Disease Analysis di Imperial College, London, Inggris, memperingatkan kalau jumlah kasus virus baru yang masih misterius di Wuhan kemungkinan amat besar, yakni hampir 1.700. Mereka juga meminta kemungkinan penularan antar manusia jangan disepelekan dan merekomendasikan pengawasan ketat di Cina sendiri.

WHO telah menyarankan setiap individu harus melindungi diri sendiri juga. Caranya, cuci tangan, menutup hidup saat bersin, memasak daging dan telur secara matang, serta menghindari kontak erat dengan hewan ternak atau liar.

BERBAGAI SUMBER

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jembatan Cina Ambruk, 11 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Orang Hilang

5 jam lalu

Tangkapan layar kawasan banjir di Kota Meizhou, Guangdong, Tiongkok, 17 Juni 2024.  (File image: Video obtained by Reuters)
Jembatan Cina Ambruk, 11 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Orang Hilang

Sedikitnya sebelas orang tewas dan lebih dari 30 orang masih hilang setelah sebuah jembatan di Cina utara ambruk di tengah hujan lebat


Cina Kembangkan Model Prakiraan Cuaca Gunakan Kecerdasan Buatan

21 jam lalu

Ilustrasi Kecerdasan Buatan (Yandex)
Cina Kembangkan Model Prakiraan Cuaca Gunakan Kecerdasan Buatan

Ilmuwan Cina telah mengembangkan sebuah model baru untuk prakiraan cuaca sub-musiman menggunakan kecerdasan buatan


Dua Kapal Tanker Minyak Terbakar setelah Bertabrakan di Lepas Pantai Singapura

1 hari lalu

Perahu karet berlambung kaku RSS Supreme di sekitar kapal yang terbakar menyusul kebakaran di dua kapal tanker minyak sekitar 55 km (34 mil) timur laut pulau Pedra Branca di Singapura, 19 Juli 2024. Republic of Singapore Navy/Handout via REUTERS
Dua Kapal Tanker Minyak Terbakar setelah Bertabrakan di Lepas Pantai Singapura

Dua kapal tanker minyak besar terbakar pada Jumat 19 Juli 2024, setelah bertabrakan di perairan dekat Singapura


GIIAS 2024: Diramaikan Mobil Listrik Baru Buatan Cina, Cek Kehandalannya

1 hari lalu

GAC Hyptec HT. (Foto: Gooto/Dimas Prassetyo)
GIIAS 2024: Diramaikan Mobil Listrik Baru Buatan Cina, Cek Kehandalannya

Tak kurang dari 49 merek mobil dan sepeda motor mengikuti GIIAS 2024. Banyak merek baru dari Cina menawarkan kendaraan listrik.


Puluhan Perusahaan di Cina Digugat karena Minta Calon Karyawan Perempuan Tes Kehamilan sebelum Resmi Diterima

2 hari lalu

Ilustrasi test pack kehamilan. Freepik.com
Puluhan Perusahaan di Cina Digugat karena Minta Calon Karyawan Perempuan Tes Kehamilan sebelum Resmi Diterima

Jaksa penuntut mengajukan gugatan melawan perusahaan di Cina yang meminta calon karyawan melakukan tes kehamilan


Joe Biden Positif Covid-19

2 hari lalu

Presiden AS Joe Biden saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ketika melakukan pembicaraan mengenai keamanan regional dan transisi energi ramah lingkungan, di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, AS, 14 November 2023. REUTERS/Leah Millis
Joe Biden Positif Covid-19

Di tengah kegiatannya berkampanye, Joe Biden menemukan dirinya positif Covid-19. Dia sekarang karantina mandiri di rumahnya di Delaware.


Dokter Lintas Batas: Rumah Sakit di Gaza Krisis Fasilitas Dasar

2 hari lalu

Seorang pasien Palestina terbaring di tempat tidur di Gereja Baptis di tengah konflik Israel-Hamas, di Kota Gaza, 1 Juli 2024. Gereja St. Philip diubah menjadi klinik lantaran krisis rumah sakit di Gaza akibat tingginya jumlah pasien di tengah serangan Israel. REUTERS/Dawoud Abu Alkas
Dokter Lintas Batas: Rumah Sakit di Gaza Krisis Fasilitas Dasar

Rumah sakit di Jalur Gaza kekurangan fasilitas dasar yang dapat menyebabkan kematian warga lebih banyak setiap detiknya.


7 Rekomendasi Makanan Cina Populer yang Enak dan Halal

3 hari lalu

Makanan Cina terkenal dengan kelezatan dan ragam rasa yang dapat memanjakan lidah. Berikut daftar makanan Cina populer yang bisa dicoba. Foto: Canva
7 Rekomendasi Makanan Cina Populer yang Enak dan Halal

Makanan Cina terkenal dengan kelezatan dan ragam rasa yang dapat memanjakan lidah. Berikut daftar makanan Cina populer yang bisa dicoba.


Houthi Siarkan Video Peledakan Kapal Tanker Minyak MT Chios Lion di Laut Merah

3 hari lalu

Tangkapan dari video serangan drone laut Houthi terhadap kapal tanker minyak Chios Lion yang disiarkan pada 17 Juli 2024.
Houthi Siarkan Video Peledakan Kapal Tanker Minyak MT Chios Lion di Laut Merah

Video itu menggambarkan serangan drone laut Houthi yang meledakkan sisi kapal Tanker Minyak MT Chios Lion.


Kementerian Luar Negeri Cina Dukung Faksi-faksi Palestina Capai Rekonsiliasi

3 hari lalu

Pejabat Fatah dan Hamas menunggu pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan perwakilan kelompok dan gerakan Palestina sebagai bagian dari pembicaraan intra-Palestina di Moskow pada 12 Februari 2019. [Pavel Golovkin/Pool via Reuters]
Kementerian Luar Negeri Cina Dukung Faksi-faksi Palestina Capai Rekonsiliasi

Kementerian Luar Negeri Cina memastikan mendukung faksi-faksi Palestina dalam mencapai rekonsiliasi dan solidaritas melalui dialog dan konsultasi.