Tencent Games Gandeng Xiaomi Bangun Ponsel Gaming Black Shark 3

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagian belakang Xiaomi Black Shark 2 (kiri) dan seri Xiaomi Black Shark lama. (dok.Xiaomi)

    Bagian belakang Xiaomi Black Shark 2 (kiri) dan seri Xiaomi Black Shark lama. (dok.Xiaomi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengembang game Tencent Games, yang memiliki ambisi untuk membangun ponsel gaming sendiri, telah mengumumkan rencananya bekerja sama dengan Xiaomi untuk smartphone gaming Black Shark 3.

    Mengutip laman GSM Arena, Senin, 20 Januari 2020, kerja sama itu bertujuan untuk mengoptimasi perangkat keras dan perangkat lunak dari Black Shark 3. Ponsel itu kabarnya akan hadir dengan konektivitas 5G, juga akan menjadi smartphone pertama yang menggunakan RAM 16 GB.

    Kesepakatan baru dengan Black Shark akan fokus pada kerja sama di bidang ponsel gaming dengan tujuan akhir memberi pengguna pengalaman gaming yang lebih baik. Meskipun belum ada tanda-tanda tentang spesifikasi perangkat, rumor menunjukkan bahwa Black Shark 3 yang akan menjadi produk pertama yang mendapat manfaat dari kerja sama antara kedua perusahaan.

    Selain 5G dan RAM 16 GB, Black Shark 3 diharapkan hadir dengan layar QHD 120Hz dan dimotori chipset terbaru Qualcomm, Snapdragon 865. Layarnya FHD+ berukuran 6,39 inci, dan akan dibekali daya baterai 4.000 mAh plus dukungan pengisian cepat 27 W.

    Namun, kerja sama tersebut bukan kali pertama dilakukan pengembang game PUBG Mobile dan Arena of Valor itu. Pada Juli tahun lalu, Asus meluncurkan ponsel gaming edisi khusus, yaitu Tencent Edition Asus ROG Phone.

    Belum diketahui kapan Xiaomi merilis ponsel gaming penerus Black Shark 2 itu. Namun, dilansir laman Notebook Check, ponsel pintar itu diperkirakan akan muncul bulan depan, atau antara kuartal 1 dan kuartal 2 2020.

    GSMARENA | NOTEBOOK CHECK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.