Koin Langka 1.300 Tahun Dilelang Rp 270 Juta

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koin langka berusia 1.300 tahun dibanderol seharga 15.000 Pound sterling. Kredit: DNW/BNPS

    Koin langka berusia 1.300 tahun dibanderol seharga 15.000 Pound sterling. Kredit: DNW/BNPS

    TEMPO.CO, Jakarta - Koin langka berusia 1.300 tahun dibanderol seharga 15.000 Pound sterling atau setara dengan Rp 270 juta di pelelangan setelah pemiliknya menghabiskan waktu tiga tahun untuk membuktikan keaslian historisnya.

    Koin tersebut memiliki gambar Raja Saxon Ludica yang memerintah selama satu tahun dari 826-827 M di Mercia—kerajaan yang termasuk London.

    Seorang ahli detektor logam Inggris, Andy Hall, telah menemukan koin langka itu pada Januari 2016 di tanah pertanian Wiltshire di Coombe Bisset, di barat daya Salisbury, Inggris. Hall sekarang telah menawarkan koinnya untuk dijual pada juru lelang London Dix Noonan Webb, dengan memberikan harga Rp 270 juta.

    "Saya memiliki cinta akan sejarah dan pengetahuan tentang numismatik dan menginginkan sejarah penting dari koin ini dicatat dan sebagai penemu saya merasa memiliki tanggung jawab untuk melakukannya," kata Hall, seperti dikutip laman Daily Mail, akhir pekan lalu.

    Namun, awalnya keaslian artefak itu diragukan, bahkan Hall mencurigai bahwa temuannya dianggap sebagai pemalsuan kontemporer, atau yang biasa disebutnya karya fantasi abad ke-19. Tes ilmiah pada koin perak telah mengkonfirmasi bahwa koin itu telah mengandung 95 persen perak yang konsisten pada zamannya.

    Pria berusia 55 tahun itu melawan komunitas akademik dan menghabiskan waktu selama tiga tahun untuk memeriksa keasliannya. Hall menghabiskan uang senilai 300 Pound sterling (Rp 5 juta) untuk dianalisis secara metalurgi dan sepenuhnya konsisten dengan koin pada periode 810-840 Masehi.

    “Ketika saya pertama kali membaca hasil analisis, saya membaca ulang sekitar lima kali. Meskipun saya mengharapkan hasil positif, saya merasa sangat lega,” katanya. “Saya merasa bahwa pada akhirnya kesabaran dan keteguhan hati selama tiga tahun terakhir telah membuahkan hasil, meskipun kadang-kadang tampaknya mustahil."

    Koin itu menampilkan patung Ludica menghadap ke kanan, dengan legenda LUDICA REX MER, sisi sebaliknya dari koin memiliki tulisan LUN / DONIA / CIVIT di tiga baris. Hall mengatakan bahwa setelah menemukan koin itu, dia membawanya pulang dan dengan lembut membersihkan lumpur dengan air suling.

    Selanjutnya, dia ke Google Ludica untuk mencari tahu siapa raja itu, dan dia mengirim foto ke spesialis di Museum Fitzwilliam di Cambridge, tempat koin abad pertengahan awal yang baru ditemukan terdaftar. Namun, Hall berusaha melelang koin, seorang sejarawan dan pakar terkemuka dalam koin Anglo-Saxon mengatakan kepadanya bahwa ada kekhawatiran tentang keaslian penny itu.

    Koin menunjukkan bahwa Mercia masih mempertahankan London pada tahun 826 Masehi dan bahwa itu tidak jatuh di bawah kendali Ecgberht sampai setelah Ludica terbunuh pada tahun 827 Masehi. Sepotong kecil bukti ini, yang menuntut penulisan ulang pada bagian sejarah Eropa, dijadwalkan untuk dijual pada 10 Maret 2020.

    Koin itu dijadwalkan akan dijual pada 10 Maret 2020. “Saya akan membagi nilai penjualan dengan pemilik tanah di mana koin kuno itu ditemukan. Sangat memuaskan telah membuat kontribusi yang sangat kecil untuk pengetahuan kita tentang periode itu,” tutur Hall.

    DAILY MAIL | ANCIENT ORIGINS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.