Terus Naik, Hubei Laporkan 81 Korban Tewas Baru Virus Corona

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja membuat tempat tidur yang diubah menjadi rumah sakit darurat akibat wabah virus corona baru di Stadion Hongshan di Wuhan, provinsi Hubei, Cina, 4 Februari 2020. Total kematian akibat wabah virus corona di seluruh dunia mencapai 636 orang. China Daily via REUTERS

    Seorang pekerja membuat tempat tidur yang diubah menjadi rumah sakit darurat akibat wabah virus corona baru di Stadion Hongshan di Wuhan, provinsi Hubei, Cina, 4 Februari 2020. Total kematian akibat wabah virus corona di seluruh dunia mencapai 636 orang. China Daily via REUTERS

    TEMPO.CO, Beijing - Jumlah kematian di Provinsi Hubei Tengah di Cina akibat berjangkitnya virus corona bertambah 81 orang sehingga menjadi 699 orang sampai Jumat, 7 Februari 2020, kata komisi kesehatan provinsi itu dalam sebuah pernyataan pada lamannya pada Sabtu.

    Di Hubei, yang menjadi pusat bermulanya berjangkitnya corona, telah terjadi penambahan kasus terdeteksi sebanyak 2.841 sehingga jumlah keseluruhannya menjadi 24.953 kasus.

    Sebagian besar korban tewas baru terjadi di ibu kota Provinsi Hubei, Wuhan, yang diyakini virus itu muncul pertama kali.

    Wuhan melaporkan 67 kematian baru pada Jumat, naik dari 64 pada Kamis. Total ada 545 orang di Wuhan yang tutup usia akibat virus itu sekarang.

    Kasus-kasus baru yang terkonfirmasi di Wuhan meningkat sebanyak 1.985 pada Jumat dari 1.501 pada Kamis.

    Penyebaran yang cepat virus itu memaksa pemerintah Cina membangun sejumlah rumah sakit darurat yang antara lain dengan memanfaatkan gedung-gedung pameran, ruang auditorium dan bangunan berkapasitas besar sehingga menampung ribuan pasien yang terinfeksi corona.

    Badan Kesehatan Dunia (WHO) saat ini menyatakan corona sebagai darurat global. Berbagai maskapai penerbangan internasional membatasi, bahkan menghentikan penerbangan ke Cina akibat virus corona yang mewabah hingga di lebih dari 20 negara.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.