Akun Twitter Facebook Dibajak Peretas Arab Saudi

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, pria asal Palo Alto, California, menepati urutan kelima orang terkaya di dunia 2018 versi Forbes dengan kisaran kekayaan 71 miliar Dollar AS. REUTERS

    Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, pria asal Palo Alto, California, menepati urutan kelima orang terkaya di dunia 2018 versi Forbes dengan kisaran kekayaan 71 miliar Dollar AS. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Akun twitter dari media sosial Facebook, @Facebook, diambil alih sementara pada Jumat malam, 7 Februari 2020 oleh sekelompok peretas yang, menurut sebagian besar rumor, dilakukan oleh remaja asal Arab Saudi. Kelompok tersebut dijuluki OurMine, demikian dilaporkan laman Gizmodo, akhir pekan lalu.

    OurMine mengambil alih kendali atas @Facebook dan juga @Messenger di Twitter, yang keduanya diverifikasi akun milik media sosial garapan Mark Zuckerberg. Selain itu, anggota OurMine juga bulan lalu telah membajak 15 tim sepak bola NFL, dan sebelumnya pernah mengambil alih akun Pinterest, termasuk Twitter Mark Zuckerberg.

    Seperti halnya akun NFL, para peretas--dengan metode yang relatif tak canggih-- tampaknya telah menguasai @Facebook melalui Khoros, platform media sosial pihak ketiga yang digunakan oleh perusahaan penandaan digital dan hubungan masyarakat.

    "Hai, kami adalah OurMine. Yah, bahkan Facebook bisa diretas tetapi setidaknya keamanan mereka lebih baik daripada Twitter. Untuk meningkatkan keamanan akun, Anda hubungi kami: contact@ourmine.org untuk layanan keamanan, kunjungi: ourmine.org," bunyi unggahan @Facebook yang sudah diambil alih. Namun, unggahan tersebut menghilang dalam beberapa menit.

    OurMine terkenal karena telah mengambil alih akun beberapa organisasi berita, BBC melaporkan. Contohnya seperti CNN dan New York Times, serta berbagai CEO di Silikon Valley, termasuk CEO Google Sundar Pichai dan bahkan Jack Dorsey yang merupakan pimpinan Twitter.

    Untuk menghindari akun Twitter dibajak, pengguna disarankan untuk mengaktifkan otentikasi dua faktor (Pengaturan> Akun> Keamanan), serta menonaktifkan akses dari aplikasi pihak ketiga mana pun (Pengaturan> Akun> Aplikasi dan sesi).

    GOZMODO | BBC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.