Selepas Cap Go Meh, Hujan Masih Berpotensi Lebat

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah umat menunggu saat hujan turun di area Vihara Dharma Bhakti, setelah melaksanakan doa pada perayaan malam tahun baru Imlek 2566, di Petak Sembilan, Jakarta, 18 Februari 2015. Ada lima unsur tahun kambing kayu yaitu logam, tanah, api, air dan kayu. Tempo/Fajar Januarta

    Sejumlah umat menunggu saat hujan turun di area Vihara Dharma Bhakti, setelah melaksanakan doa pada perayaan malam tahun baru Imlek 2566, di Petak Sembilan, Jakarta, 18 Februari 2015. Ada lima unsur tahun kambing kayu yaitu logam, tanah, api, air dan kayu. Tempo/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Imlek identik dengan musim hujan. Sementara perayaan Cap Go Meh atau hari terakhir setelah 15 hari Imlek telah berlalu Sabtu akhir pekan kemarin. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan masih berlanjut Februari ini.

    Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Miming Saepudin menyatakan 99 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan hingga Januari lalu.

    Wilayah itu meliputi Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan sebagian Nusa Tenggara Timur, Kalimantan. Pun sebagian besar Sulawesi Utara, Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian besar Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    Adapun prakiraan curah hujan pada Februari dari dasarian (10 hari) pertama hingga ketiga umumnya diprakirakan berada di kriteria menengah. “Sekitar 50 – 150 milimeter per dasarian,” ujar Miming, Senin 10 Februari 2020.

    Menurutnya lewat keterangan tertulis pada Februari dasarian pertama wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori tinggi berada pada Sumatera Barat bagian selatan, Bengkulu, Sumatera Selatan bagian barat, DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah, Kalimantan Barat bagian utara, Sulawesi Tenggara bagian utara, Sulawesi Selatan bagian utara, dan Papua bagian tengah.

    Pada Februari dasarian II wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori tinggi berada di Jambi bagian barat, Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian timur,serta Papua bagian tengah. “Pada Februari dasarian III wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori tinggi berada di Papua bagian tengah,” ujar Miming.

    Sementara prakiraan curah hujan harian dengan intensitas sedang hingga lebat pada periode 08 – 13 Februari 2020 berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT. Juga di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    Khusus wilayah Jabodetabek pada periode dua hari ke depan yaitu berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Tangerang bagian selatan, Jakarta Selatan, Depok, dan Bogor. Waktunya terutama pada sore hingga malam hari.

    Sedangkan untuk wilayah Jakarta Timur hingga Utara umumnya potensi hujan yang dapat terjadi pada dini hari menjelang pagi dengan intensitas ringan-sedang. BMKG meminta masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.