Ini Alasan Samsung Pakai Nama Galaxy S20, Bukan S11

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model memamerkan bagian depan dan belakang Samsung Galaxy S20 Ultra di Hotel Rafles, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Februari 2020. TEMPO/Khory

    Model memamerkan bagian depan dan belakang Samsung Galaxy S20 Ultra di Hotel Rafles, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Februari 2020. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Smartphone penerus Samsung Galaxy S10 resmi diluncurkan dengan nama Galaxy S20 dengan tiga model, yakni Galaxy S20, Galaxy S20 Plus dan Galaxy S20 Ultra. Taufiqul Furqon, Samsung Mobile Product Manager Samsung Electronics Indonesia menjelaskan alasannya kenapa tidak melanjutkan menjadi Galaxy S11.

    Menurutnya, tahun ini memasuki dekade baru, itu menjadi alasan Samsung menggunakan nama seri baru. “Karena kami harapkan di dekade baru ini ada beberapa hal yang kami fokuskan, yaitu 5G, AI dan IoT, itu alasannya. Makanya namanya baru,” ujar Taufiq di Hotel Rafles, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Februari 2020.

    Seperti diketahui bahwa Samsung biasanya meluncurkan seri Galaxy S dengan melanjutkan angka dari generasi sebelumnya. Mulai dari Galaxy S1, Galaxy S2, Galaxy S3, Galaxy S4, Galaxy S5, Galaxy S6, Galaxy S7, Galaxy S8, Galaxy S9 dan Galaxy S10 yang diluncurkan tahun lalu.

    Untuk seri lanjutan dari Galaxy S20, Taufiq masih belum mengetahui rencana itu. “Untuk selanjutnya Galaxy S30 atau apapun itu kita masih belum tahu. Nanti ditunggu saja,” kata Taufiq.

    Samsung Mobile Product Manager Samsung Electronics Indonesia Verry Octavianus Wijaya menerangkan bahwa meskipun nama serinya tidak melanjutkan generasi sebelumnya, pada dasarnya Galaxy S20 ini merupakan penerus Galaxy S10.

    “Jadi kalau kita lihat yang sekarang ini line up-nya itu kan, kalau S20 melanjutkan S10, S20 Plus melanjutkan S10 Plus, sementara S20 Ultra ini sebenarnya melanjutkan kalau di luar negeri itu ada S10 Plus 5G, tapi di Indonesia kan belum bisa. Artinya yang S20 Ultra itu baru di Indonesia,” tutur Verry.

    Kenapa disebut Ultra, Verry melanjutkan, karena dari segi layar yang besar dan dibekali teknologi yang tergolong baru. “Memang fiturnya super canggih dibandingkan dengan kompetitor. Jadi yang varian Ultra ini model baru lah buat di Indonesia,” tambah dia. “Tapi model Galaxy S20 Ultra di Indonesia masih 4G.”

    Di Indonesia Galaxy S20 dihargai Rp 12,999 juta dan Galaxy S20 Plus Rp 14,499 juta, keduanya memiliki RAM 8 GB dan memori internal 128 GB. Sementara Galaxy S20 Ultra dengan RAM 12 GB dan memori internal 128 GB harganya Rp 18,499 juta.

    Trio Galaxy S20 itu sudah bisa dipesan baik secara online maupun offline dibeberapa market place dan gerai yang bekerja sama dengan Samsung, mulai pada 12-23 Februari 2019, dengan unit didapatkan pada 5 Maret 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.