Giliran Facebook dan IBM Batalkan Agenda Gara-gara Virus Corona

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobile World Congress

    Mobile World Congress

    TEMPO.CO, Jakarta - Facebook dan IBM masing-masing membatalkan rencananya terkait penyelenggaraan seminar teknologi gara-gara ketakutan akan wabah virus corona. Wabah itu telah menyebabkan lebih dari seribu orang meninggal dan menginfeksi lebih dari 44 ribu lainnya.

    IBM mengumumkan pada Jumat 13 Februari 2020 kalau tidak akan mengirim wakilnya ke konferensi keamanan siber tahunan RSA di San Fransisco, Amerika Serikat, pada bulan ini. IBM menyatakan kalau kesehatan 'IBMers' selalu menjadi perhatian utama dalam hal agenda acara dan perjalanan yang dilakukan di tengah wabah virus corona yang sedang terjadi.

    “Hasilnya, kami telah membatalkan partisipasi di konferensi RSA tahun ini yang akan digelar di San Fransisco 24-28 Februari nanti," kata juru bicara IBM kepada Fortune.

    Facebook juga membatalkan rencananya menyelenggarakan Global Marketing Summit di San Fransisco, 9-15 Maret 2020. San Fransisco Chronicle memberitakan kalau agenda itu sejatinya akan dihadiri 5000 peserta dan bernilai US$ 11 juta bagi perekonomian Kota San Fransisco.

    “Kami batalkan karena semakin besarnya risiko kesehatan bagi publik terkait virus corona," kata jurubicara Facebook kepada koran itu.

    Langkah dua raksasa perusahaan teknologi itu menyusul keputusan penyelenggara konferensi Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol. Agenda itu juga ditiadakan tahun ini karena virus corona.

    Tapi mereka janji kembali pada tahun depan. "Kami mendapat dukungan positif dari banyak peserta pameran dan juga pengunjung yang tidak sabar menunggu tahun depan," kata juru bicara grup GSMA. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.