Pendaftaran Akun UTBK SBMPTN 2020 Dimulai, Ini Caranya

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SBMPTN

    SBMPTN

    TEMPO.CO, Bandung - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mulai membuka pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) bagi peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN 2020.

    Pada tahap pertama mulai 17 Februari hingga 5 April setiap calon peserta diwajibkan membuat akun di laman https://portal.ltmpt.ac.id.

    Mengutip laman resmi LTMPT, registrasi akun itu menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) serta tanggal lahir calon peserta.

    Setelah itu login menggunakan username atau email dan password ke laman https://portal.ltmpt.ac.id. Pilih menu Verifikasi dan Validasi Data Siswa untuk mengisi biodata, mengunggah pas foto berwarna terbaru, dan verifikasi biodata.

    Langkah selanjutnya memilih menu Pendaftaran UTBK, jenis dan sesi ujian, serta lokasi ujian untuk mendapatkan slip pembayaran ujian. Berbeda dengan SNMPTN yang gratis, peserta UTBK SBMPTN diwajibkan membayar Rp 200 ribu untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum.

    Adapun biaya peserta kelompok ujian campuran Rp 300 ribu. Khusus bagi pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah yang dinyatakan lolos persyaratan tidak akan dipungut biaya.

    Setelah melunasi pembayaran di Bank Mandiri, BNI, atau BTN pendaftar diminta login kembali ke laman dan memilih menu Pendaftaran UTBK untuk mencetak kartu peserta UTBK.

    Panitia hanya membolehkan tiap peserta untuk sekali ujian di tiap kelompok jurusan. Syarat lainnya peserta adalah siswa kelas XII SMA sederajat atau peserta didik Paket C pada 2020 ini, juga lulusan SMA sederajat atau paket C pada 2018 dan 2019.

    Pendaftaran UTBK 2020 mulai dibuka 30 Maret hingga 11 April. Adapun ujiannya berlangsung 20–26 April. Setiap hari terdapat dua sesi ujian, yaitu pagi dan siang sehingga total terdapat 14 sesi. Hasil ujian rencananya akan diumumkan 12 Mei 2020 pukul 17.00 WIB.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.