Mesin Canggih Israel Bantu Pengobatan Pasien Virus Corona

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dr. Eliezer Be'eri dari ALYN Hospital Yerusalem dengan mesin CoughSync. Kredit: Timesofisrael

    Dr. Eliezer Be'eri dari ALYN Hospital Yerusalem dengan mesin CoughSync. Kredit: Timesofisrael

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah alat bernama CoughSync buatan Israel diklaim dapat membantu merawat pasien virus corona COVID-19. Pengembang dari rumah sakit ALYN, Yerusalem, mengatakan alat itu dapat mempersingkat waktu pasien pada respirator dengan secara otomatis mensimulasikan batuk.

    Eliezer Be'eri, direktur Departemen Rehabilitasi Pernapasan di Rumah Sakit itu menerangkan dalam sebuah video, mesin CoughSync yang dikembangkan timnya--saat ini diproduksi di Cina--dapat menghemat waktu yang berharga bagi tim medis. "Menawarkan cara non-invasif untuk mempersingkat waktu pasien dengan respirator," katanya, seperti dikutip Times of Israel, baru-baru ini.

    Mesin CoughSync adalah perangkat yang secara otomatis membersihkan sekresi dari saluran udara pasien yang berventilasi mekanis. Seperti, misalnya, pasien dengan pneumonia virus akut atau pasien dengan infeksi virus corona akut.

    "Mesin terhubung ke tabung ventilasi ventilator pasien, dan secara otomatis berfungsi untuk mensimulasikan batuk," ujar Be'eri. "Ini menghilangkan sekresi dengan menciptakan aliran udara yang mirip dengan yang terjadi selama batuk alami." Sekresi adalah proses untuk membuat dan melepaskan substansi kimiawi dalam bentuk lendir yang dilakukan oleh sel tubuh dan kelenjar. 

    Be'eri mengatakan bahwa perangkat yang dikembangkan jauh sebelum wabah virus corona saat ini, tidak memiliki komplikasi potensial dari perawatan lain seperti kateter isap, dan fakta bahwa itu otomatis menghemat waktu untuk staf medis. Selain itu mempersingkat waktu pasien dengan ventilator. Dia juga mengatakan mesin itu lebih efektif daripada perawatan yang ada.

    "Ini sangat cocok digunakan dalam situasi di mana Anda memiliki banyak pasien yang menderita pneumonia yang disebabkan virus corona, yang mungkin perlu dirawat di fasilitas besar di mana waktu staf bisa sangat mahal," katanya.

    Dalam keterangan tertulis dari Rumah Sakit ALYN pada Selasa, 18 Februari 2020, mengklaim bahwa perangkat tersebut paling lama digunakan untuk membantu merawat pasien yang terinfeksi COVID-19 di Cina. Cina juga meminta persetujuan dari pemerintah Beijing untuk menggunakan perangkat itu, mereka telah meminta materi dari pengembang Israel tentang kelebihannya.

    TIMES OF ISRAEL | ALYN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.