Karantina Virus Corona Warga Rusia dari Cina Pakai Pengenal Wajah

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan warga berebut untuk membeli masker di toko peralatan medis setelah pemerintah Filipina mengkonfirmasi kasus virus corona pertama, di Manila, Filipina, 31 Januari 2020. Wanita asal China berusia 39 tahun mengeluhkan batuk-batuk dan dikonfirmasi positif Virus Corona. REUTERS / Eloisa Lopez

    Puluhan warga berebut untuk membeli masker di toko peralatan medis setelah pemerintah Filipina mengkonfirmasi kasus virus corona pertama, di Manila, Filipina, 31 Januari 2020. Wanita asal China berusia 39 tahun mengeluhkan batuk-batuk dan dikonfirmasi positif Virus Corona. REUTERS / Eloisa Lopez

    TEMPO.CO, Jakarta - Rusia menggunakan teknologi pengenal wajah untuk memastikan orang-orang yang dikarantina untuk mencegah penyebaran virus corona tetap berada di rumah atau hotel.

    Dikutip dari Reuters, Rusia untuk sementara waktu melarang warga Cina masuk negara tersebut agar tidak menyebarkan virus corona. Tapi, Rusia mengizinkan warganya pulang dengan syarat harus berada di dalam rumah selama dua minggu, meski pun dia tidak terjangkit virus corona.

    Wali Kota Moscow, Sergei Sobyanin, mengatakan 2.500 orang Rusia yang kembali dari Cina diperintahkan untuk masuk karantina. Teknologi pengenal wajah digunakan agar mereka tidak keluar rumah.

    "Kepatuhan terus dipantau, termasuk dengan bantuan sistem pengenal wajah dan langkah teknis lainnya," kata dia di situs resmi.

    Salah satu contoh penggunaan teknologi pengenal wajah untuk kasus tersebut, petugas keamanan bisa mendeteksi seorang perempuan yang kembali dari Cina dan keluar dari rumahnya untuk bertemu teman.

    Petugas bisa melacak sopir taksi yang mengantarkannya pulang dari bandara.

    Rusia sejak bulan lalu menggunakan pengenal wajah untuk program keamanan di kota Moscow.

    Beberapa waktu lalu, seorang perempuan di St. Petersburg kabur dari rumah sakit secara terencana. Meski pun dia telah diperintahkan kembali masuk karantina, kekuatan program karantina virus corona di Rusia dipertanyakan.

    Rusia tercatat memiliki dua kasus corona, yaitu dua warga Cina, namun sudah pulih dan keluar dari rumah sakit.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.