Dana Penelitian untuk PTN-BH, Terbesar Diarahkan untuk Bikin Obat

Kandungan mikroplastik dari hasil penelitian atas tiga merek air mineral dalam kemasan saat diteliti di laboratorium FMIPA-Universitas Indonesia, Depok, Rabu (14/3). (foto: TEMPO/ Gunawan Wicaksono)

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Nasional (Ristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mengumumkan pendanaan penelitian untuk perguruan tinggi badan hukum (PTN-BH) 2020 senilai Rp 514,2 miliar. Dia mengatakan dana penelitian tersebut diarahkan pada sepuluh bidang prioritas riset nasional.

Bambang menyebutkan dari sepuluh bidang tersebut, penelitian kesehatan dan obat mendapat porsi terbesar yakni 31 persen. Penelitian sosial humaniora serta pangan dan pertanian menerima kedua dan ketiga terbesar yakni 19 dan 15 persen.

Setelah ketiganya, prioritas berikutnya adalah material maju 11 persen, energi dan energi terbarukan 7 persen, teknologi informasi dan komunikasi 5 persen, kebencanaan 5 persen, pertahanan dan keamanan 3 persen, kemaritiman 3 persen, dan transportasi 2 persen.

"Sedangkan berdasarkan tingkat penelitiannya, dana tersebut dibagi menjadi penelitian dasar Rp 258,2 miliar, penelitian terapan Rp 161,1 miliar, penelitian pengembangan Rp 21,4 miliar dan peningkatan kapasitas dosen Rp 69,2 miliar," ujar Menristek Bambang Brodjonegoro di Hotel Atlet Century, Jakarta Pusat, Rabu 26 Februari 2020.

Secara keseluruhan, besaran dana penelitian itu diberikan kepada 11 perguruan tinggi negeri berbadan hukum. Alokasi dibagi berdasarkan hasil penilaian kinerja penelitiannya.

Kesebelas PTN itu adalah Universitas Indonesia (UI) yang menerima Rp 70 miliar, Institut Teknologi Bandung (ITB) Rp 65,8 miliar, Universitas Gadjah Mada (UGM) Rp 64,6 miliar, dan Universitas Diponegoro Rp 48,5 miliar. Setelahnya ada Institut Pertanian Bogor (IPB) Rp 48,5 miliar, Universitas Airlangga Rp 42,5 miliar, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Rp 42 miliar.

Sisanya dibagi ke Universitas Padjadjaran Rp 40,7 miliar, Universitas Hasanuddin Rp 37,9 miliar, Universitas Pendidikan Indonesia Rp 28,2 miliar dan Universitas Sumatera Utara (USU) Rp 24,1 miliar.

Menurut Bambang, di Indonesia banyak objek penelitian yang bisa dilakukan tapi pendanaan dan sumber daya manusianya terbatas. Dia mengilustrasikan dengan Indonesia sebagai produsen dan eksportir kelapa sawit terbesar di dunia saat ini.

"Artinya penelitian bidang ini harus menguasai. Jangan sampai Malaysia yang lebih unggul, jangan sampai ada lembaga peneliti Amerika serikat melakukan penelitian kelapa sawit, sementara di negara mereka tidak ada kelapa sawit," kata Bambang.

Mulai 2020, Bambang menambahkan, urusan penelitian dan pengabdian masyarakat untuk perguruan tinggi akan dikelola oleh Kemenristek. PTN-BH diberikan keleluasaan untuk mengelola dana penelitian yang diberikan sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan kualitas penelitian.

"Dan terus meningkatkan daya saing internasionalnya menuju World Class University dan mampu menghilirisasi hasil penelitian menjadi produk-produk inovasi," kata Bambang. "Riset dan inovasi harus ada relevansinya dengan apa yang dibutuhkan masyarakat setempatnya, jika skala nasional lebih bagus lagi."






Juara Nasional, Mahasiswi ITB Bawa Pembalut Ramah Lingkungan ke Kompetisi Berlin

1 hari lalu

Juara Nasional, Mahasiswi ITB Bawa Pembalut Ramah Lingkungan ke Kompetisi Berlin

Selain bahan penyerap, tim ITB ingin memodifikasi lapisan plastik di bawah pembalut dengan material bioplastic agar tidak mencemari lingkungan.


ITB Press, Unit Usaha Komersial Baru untuk Sokong ITB

1 hari lalu

ITB Press, Unit Usaha Komersial Baru untuk Sokong ITB

ITB memiliki unit usaha komersial baru di bidang percetakan untuk menyokong keberlangsungan ITB.


Dosen ITB Bikin Motor Listrik, Dirancang Tangguh untuk Daerah Pelosok

1 hari lalu

Dosen ITB Bikin Motor Listrik, Dirancang Tangguh untuk Daerah Pelosok

Beberapa komponen bagian badan motor listrik dibuat sendiri dengan alat cetak digital 3 dimensi di rumah.


ITB Perkenalkan CreateView Smart Classroom Sumbangan UNESCO

1 hari lalu

ITB Perkenalkan CreateView Smart Classroom Sumbangan UNESCO

Ruang kelas serupa juga sudah disiapkan oleh ITB tapi diaku kalah lengkap dan luas.


Studi Land Subsidence di Dunia, Jakarta dan Pantura tak Sendirian

4 hari lalu

Studi Land Subsidence di Dunia, Jakarta dan Pantura tak Sendirian

Tapi memang kota-kota yang ada di Asia Selatan dan Asia Tenggara adalah termasuk yang paling cepat ambles alias laju land subsidence tinggi.


Juara Umum, ITB Borong 14 Penghargaan Olimpiade Nasional MIPA 2022

5 hari lalu

Juara Umum, ITB Borong 14 Penghargaan Olimpiade Nasional MIPA 2022

Mahasiswa ITB berhasil membawa pulang 14 penghargaan Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) 2022.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Aditif untuk Mesin dan BBM Pilihan Lab ITB

7 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Aditif untuk Mesin dan BBM Pilihan Lab ITB

Selain hasil uji laboratorium ITB itu, ada juga artikel analisa terhadap peretasan yang dialami para jurnalis Narasi. Diserang pakai spyware?


Rapat Pleno Guru Besar PTNBH, Bahas Universitas di IKN dan ...

8 hari lalu

Rapat Pleno Guru Besar PTNBH, Bahas Universitas di IKN dan ...

Pemerintah perlu merancang pembangunan perguruan tinggi kelas dunia di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara


Uji Lab ITB: Aditif Non-Metal Tambah Performa Mesin, BBM Lebih Hemat

8 hari lalu

Uji Lab ITB: Aditif Non-Metal Tambah Performa Mesin, BBM Lebih Hemat

Pengujian oleh ITB mencakup produk aditif yang beredar di pasaran dan kebanyakan berbahan logam.


Isu Pertalite Boros, Konsumen Bisa Buktikan dengan Cara Ini

11 hari lalu

Isu Pertalite Boros, Konsumen Bisa Buktikan dengan Cara Ini

Pengujian itu membutuhkan dua sampel Pertalite, yaitu Pertalite harga lama dan yang baru.