Fujifilm Mirrorless X-T4 Seharga Rp 32 Juta, Simak Kemampuannya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan Fujifilm X-T4 yang dirilis di Jakarta, Kamis 27 Februari 2020. TEMPO/Khory

    Tampilan Fujifilm X-T4 yang dirilis di Jakarta, Kamis 27 Februari 2020. TEMPO/Khory

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen kamera asal Jepang, Fujifilm, merilis kamera mirrorless terbaru Fujifilm X-T4, Kamis 27 Februari 2020. Kamera ini yang tertinggi dari seri X yang diklaim memberikan kinerja terbaik dalam pengambilan foto dan video.

    Presiden Direktur Fujifilm Indonesia, Noriyuki Kawakubo, menyebut bahwa seri terbaru X-T4 memasang kombinasi berbagai teknologi unik Fujifilm. Di antaranya, tertanam padanya fitur in-body image stabilization (IBIS) yang secara signifikan meningkatkan potensi kamera untuk merekam gambar dan video.

    Selain juga shutter unit yang dikembangkan untuk menjadi lebih cepat, tahan lama, dan tenang. Fungsi itu akan dikombinasikan dengan kinerja autofocus (AF) tercepat yang pernah ada dalam seri X.

    "Berkat pengembangan algoritma baru, pengguna dapat menangkap berbagai momen penting yang mungkin bisa terlewati sebelumnya," ujar Noriyuki di HeArt Space, Kuningan City, Jakarta Selatan, Kamis 27 Februari 2020.

    Avicenna N. Adhitama, Product Specialist Electronic Imaging Division Fujifilm Indonesia, menambahkan bahwa X-T4 menggunakan bahan terbaru untuk bagian dasar. Selain tata letak yang disempurnakan dari struktur penyerap goncangan rana serta sensor gyro yang dikembangkan.

    "Ini meningkatkan kurang lebih delapan kali akurasi deteksi unit IBIS di X-H1," katanya sambil menambahkan, "Teknologi ini membantu fotografi malam atau fotografi aksi seperti olah raga, dan merekam video dalam situasi yang rentan terhadap goncangan."

    Cenna juga menjelaskan adanya coreless DC motor torsi tinggi yang membuat rana kamera ini memiliki kemampuan untuk melaju ke mode 15fps tercepat di dunia, dan kinerja respons canggih dengan lag pelepas rana hanya 0,035 detik. Unit rana juga menawarkan daya tahan dua kali lipat dengan 300 ribu gerakan dan sekitar 30 persen tidak noise dibandingkan X-T3.

    Cenna menjelaskan, X-T4 juga memiliki baterai besar yang diperkirakan 1,5 kali lipat dari baterai NP-W126S. "Artinya sekitar 500 bingkai per pengisian baterai dalam mode Normal atau sekitar 600 bingkai per pengisian dalam mode Economy, dan mampu menghasilkan 1.700 frame ketika dua baterai tambahan digunakan dengan pegangan baterai opsional VG-XT4."

    Marketing Manager Electronic Imaging Division Fujifilm Indonesia, Anggiawan Pratama, mengumumkan Fujifilm X-T4 dibanderol seharga Rp 26,999 juta untuk body only. Sedangkan paket plus kit lensa XF 18-55mm F2.8-4 R LM OIS Rp 32,999 juta. "Kamera akan tersedia mulai April 2020, jadi harus bersabar menunggu satu atau dua bulan lagi," kata Anggi.

    Peluncuran kamera baru Fujifilm ini hanya berselang lima hari dari yang dilakukan Canon, dengan EOS-1D X Mark III yang disebut termutakhir di jajaran kamera EOS. Kamera yang meng-upgrade kualitas, kecepatan dan durabilitas dari EOS-1D X Mark II itu ditujukan Canon sebagai kamera profesional flagship dan dibanderol dengan harga Rp 110 juta 'body only' alias tanpa lensa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.