Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gemuruh dan Gempa dari Gunung Semeru

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menuturkan Gunung Semeru pagi itu tertutup awan jenis letikularis atau altocumulus lenticularis yang terjadi akibat adanya pusaran angin di puncak, sehingga membentuk topi. twitter.com/Sutopo_PN

    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menuturkan Gunung Semeru pagi itu tertutup awan jenis letikularis atau altocumulus lenticularis yang terjadi akibat adanya pusaran angin di puncak, sehingga membentuk topi. twitter.com/Sutopo_PN

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, yang terdengar bergemuruh pada Sabtu 29 Februari 2020. Sepanjang hari itu terekam pula delapan kali guguran lava pijar sejauh 100 sampai 1.000 meter dari pusat guguran.

    Berita terpopuler lainnya, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) sudah mengumpulkan tanah dan vegetasi terpapar radioaktif sebanyak 400 drum dari Perumahan Batan Indah di Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Selain itu laporan dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang telah menutup pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2020 pada 27 Februari 2020 pukul 23.59 WIB

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno:


    1. Api Diam dan Gemuruh Gunung Semeru, Masyarakat Diminta Waspada

    Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, terdengar bergemuruh pada Sabtu 29 Februari 2020. Sepanjang hari itu terekam pula delapan kali guguran lava pijar sejauh 100 sampai 1.000 meter dari pusat guguran.

    Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, Hendra Gunawan, membenarkan itu saat dihubungi dari Lumajang, Minggu 1 Maret 2020. Dia menyatakan status Waspada untuk masyarakat setempat. "Pada saat malam, gunung jelas teramati api diam tinggi asap sekitar 10 sampai 50 meter dan terdengar suara gemuruh sebanyak delapan kali," katanya.

    Sedangkan untuk aktivitas kegempaan tercatat letusan sebanyak 38 kali dengan amplitudo 11 hingga 25 mm selama 80 sampai 200 detik. Kemudian terjadi 15 kali guguran dengan amplitudo 6 hingga 13 mm berdurasi 60 sampai 200 detik. Lalu dua kali gempa embusan dengan amplitudo 7 hingga 9 mm selama 55 hingga 100 detik, dan tiga gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 14 sampai 15 mm selama 8 hingga 20 detik.

    2. Tanah Radioaktif dari Perumahan Batan Indah: Sudah 400 Drum

    Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) sudah mengumpulkan tanah dan vegetasi terpapar radioaktif sebanyak 400 drum. Tanah dan vegetasi berasal dari dari Perumahan Batan Indah di Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

    Drum-drum berisi tanah dan vegetasi yang terpapar limbah radioaktif tersebut kini disimpan di Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) di Puspiptek, Tangerang Selatan. Jumlah itu masih mungkin bertambah karena pengerukan masih berlangsung.

    "Hingga kemarin, hari ketiga belas dari proses clean up, kami telah mengambil tanah dan vegetasi yang diindikasikan terkontaminasi radioaktif sebanyak 400 drum," kata Kepala Batan, Anhar Riza Antariksawan, dalam konferensi pers di Puspiptek, Tangerang Selatan, Jumat 28 Februari 2020.


    3. SNMPTN 2020 Ditutup, 67 Ribu Siswa Abaikan Pendaftaran

    Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah menutup pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2020 pada 27 Februari 2020 pukul 23.59 WIB. Sebanyak 493.750 dari 561.520 siswa yang memenuhi syarat, atau 87,93 persen, telah mendaftar proses seleksi ini. 

    Jumlahnya mungkin bertambah karena panitia masih membuka pendaftaran bagi siswa tidak mampu dengan syarat memiliki Kartu Indonesia Pintar Kuliah. Adapun siswa pendaftar yang sudah finalisasi untuk proses seleksi berdasarkan nilai rapor dan pemeringkatan di sekolah ini ada 487.281 orang.

    Panitia menyatakan proses pendaftaran dinyatakan selesai jika siswa sudah finalisasi atau mencetak kartu peserta. Setelah itu siswa tidak bisa melakukan perubahan data dengan alasan apapun. Termasuk untuk 67.770 siswa yang tidak mendaftar.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.