Virus Corona Ganggu Pabrik, Samsung Pastikan Galaxy Z Flip Aman

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Korea Selatan menggunakan pakaian pelindung saat menyemprotkan cairan desinfektan setelah mewabahnya virus corona di stasiun Daegu, Korea Selatan, 29 Februari 2020. Kasus virus corona di Korea Selatan mengingkat menjadi 3.150 kasus.   Yonhap via REUTERS

    Tentara Korea Selatan menggunakan pakaian pelindung saat menyemprotkan cairan desinfektan setelah mewabahnya virus corona di stasiun Daegu, Korea Selatan, 29 Februari 2020. Kasus virus corona di Korea Selatan mengingkat menjadi 3.150 kasus. Yonhap via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Samsung Electronics Indonesia memastikan bahwa pasokan perangkat seluler Samsung di Indonesia tidak terganggu penyebaran wabah virus corona di Korea. Kepastian diberikan meski satu pabrik Samsung di Gumi, dekat Daegu, sempat ditutup hingga Minggu malam 1 Maret 2020 gara-gara sejumlah besar kasus positif infeksi virus di negara itu.

    “Untuk kebutuhan konsumen di Indonesia, kami pastikan produk flagship terpenuhi dengan aman," kata Head of Product Marketing IT & Mobile, Denny Galant, usai peluncuran seri Galaxy S20 dan Galaxy Z Flip di Jakarta, Rabu 4 Maret 2020.

    Dia merujuk terutama untuk Galaxy S20 series yang hari ini diluncurkan resmi di pasar Indonesia dengan banderol harga mulai dari Rp 12,999 juta hingga Rp 18,499 juta (seri S20 Ultra). "Di luar semua itu tentunya kami memprioritaskan safety. Keamanan tetap jadi prioritas utama,” ujar Denny. 

    Sebelumnya, Samsung mengatakan pabrik perangkat seluler Samsung di Gumi, dekat dengan Daegu, tempat sebagian besar kasus virus corona di Korea Selatan telah dikonfirmasi, ditutup hingga Minggu malam 1 Maret. Samsung juga sebelumnya menyebutkan bahwa lantai tempat karyawan yang terinfeksi bekerja akan dibuka kembali pada Selasa sore 3 Maret.

    Pabrik Samsung di Gumi merupakan tempat produksi ponsel layar lipat, Galaxy Fold dan yang terbaru Galaxy Z Flip. Namun Denny memastikan bahwa pasokan perangkat flagship tersebut juga tetap aman baik untuk karyawan maupun pengguna smartphone yang diproduksi di sana. 

    Hasil tangkap layar, Head of UK Mobile Product Marketing, Rebecca Hirst, sedan mempresentasikan Galaxy Z Flip dalam peluncuran yang digelar di San Francisco, Selasa (11/2/2020) siang atau Rabu dini hari WIB. (antara/samsung.com)


    “Ada dua hal, yang pertama Samsung pasti memastikan safety dari karyawan dan pengguna menjadi prioritas yang tertinggi,” kata Denny.

    Terlepas dari soal pasokan, meski enggan menyebutkan jumlah perangkat, Denny mengungkapkan pre-order Galaxy S20 lebih baik dari pendahulunya, Galaxy S10. “Untuk konsumen yang melakukan pre-order mereka sudah mulai bisa melakukan pick-up besok, tanggal 5 Maret,” kata Denny menambahkan.

    Seperti dikutip dari CNBC, per Selasa 3 Maret 2020, jumlah kasus positif infeksi virus corona di Korea Selatan masih tercatat yang tertinggi di luar Cina. Jumlahnya mencapai 5.328 kasus dengan jumlah yang meninggal 32 orang. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.