Malaysia Bikin Nama Domain Internet Huruf Arab Jawi, Indonesia?

Ilustrasi internet. (abc.net.au)

TEMPO.CO, Jakarta - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menjelaskan bahwa Indonesia belum mendaftarkan nama domain internet beraksara lokal seperti Jawa, Sunda, Bali dan lain sebagainya. Indonesia dianggap tertinggal dari banyak negara lain mulai dari Jepang, Cina, Korea, India, hingga tetangga Malaysia.

Wakil Ketua Dewan Pengurus Bidang Pengembangan Usaha, Kerja Sama dan Marketing PANDI, Heru Nugroho, mengungkap itu saat bertamu ke redaksi Tempo.co pada Selasa, 3 Maret 2020. Menurutnya, keberadaan domain internet berbahasa lokal bisa membantu pelestarian dan bahkan pengembangan bahasa itu sendiri.

Contoh unik yang disodorkannya adalah India. Negara ini meski memiliki hanya dua bahasa resmi yang diperkenalkan ke internasional tapi mendaftarkan sampai 15 nama domain internet menggunakan bahasa daerahnya yang berbeda-beda.

Malaysia dianggapnya lebih unik karena telah mendaftarkan dan dibuatkan nama domain internet beraksara Arabic (Jawi). "Malaysia mendaftarkan Arabic Jawi yang sebenarnya aksara ini berkembangnya di Jawa. Itu yang biasa kita sebut huruf Arab gundul," kata Heru. 

Secara umum, Heru menerangkan, semua domain intenet di berbagai negara menggunakan aksara latin atau huruf abjad. Namun, International Domain Name (IDN) memang memiliki jenis yang tidak menggunakan aksara latin. Sebuah negara bisa mendaftarkan aksara yang bukan asli dari wilayahnya sepanjang memang banyak penuturnya di negara itu.

Itu yang diduga Heru terjadi dengan Malaysia dengan Arab gundulnya atau Singapura yang memiliki nama domain internet bahasa Cina dan Tamil. "Karena penduduk dari Cina dan India banyak di sana." 

Sedang di Indonesia, dari 200-an bahasa daerah yang diakui Unesco masih dituturkan secara aktif tidak ada satupun yang sudah didaftarkan sebagai domain internet. PANDI mendesak pemerintah lebih menyadari pentingnya membuat nama domain internet berbahasa lokal tersebut.

Keberadaan domain internet yang menggunakan aksara lokal bisa menjadi bagian dari upaya melestarikan kebudayaan, dalam hal ini bahasa, yang ada di Indonesia. "Pemerintah sendiri belum membuat pengakuan secara internasional bahwa Indonesia punya aksara lokal, ini menjadi tantangan yang harus kita cari solusinya," kata Heru. 






Pelajar dan Pekerja Indonesia Keluhkan Sulitnya Masuk Malaysia

10 jam lalu

Pelajar dan Pekerja Indonesia Keluhkan Sulitnya Masuk Malaysia

Pelajar dan pekerja migran Indonesia mempertanyakan sulitnya mendapatkan entry permit masuk Malaysia khususnya setelah pembatasan Covid-19 dicabut


Pemerintah Gugat Mantan Majikan Adelina Lisao, Anggota DPR Fraksi PKS: Untuk Perjuangkan Keadilan

2 hari lalu

Pemerintah Gugat Mantan Majikan Adelina Lisao, Anggota DPR Fraksi PKS: Untuk Perjuangkan Keadilan

Anggota DPR dari Fraksi PKS mendukung upaya pemerintah untuk mengajukan gugatan terhadap mantan majikan Adelina Lisao.


Malaysia Tegaskan Dukung Palestina sebagai Negara Merdeka

2 hari lalu

Malaysia Tegaskan Dukung Palestina sebagai Negara Merdeka

Perdana Menteri Ismail Sabri menegaskan komitmen Malaysia mendukung Palestina sebagai negara merdeka


6 Catatan 12 Tahun BNPP, Pengamat Perbatasan: Mau ke Mana Selanjutnya?

4 hari lalu

6 Catatan 12 Tahun BNPP, Pengamat Perbatasan: Mau ke Mana Selanjutnya?

Tahun ini perjalanan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) telah 12 tahun. Pengamat perbatasan Fauzan PhD, mempertanyakan, "Quo vadis?"


Startup Teknologi Atur Toko Ingin Jangkau Perusahaan Besar dan Luar Negeri

4 hari lalu

Startup Teknologi Atur Toko Ingin Jangkau Perusahaan Besar dan Luar Negeri

Startup Atur Toko mengumumka telah membuat OmniPOS terintegrasi dengan social commerce yang saat ini berkembang pesat: Tiktok Shop.


Malaysia Luncurkan Visa untuk Turis Digital Nomad

5 hari lalu

Malaysia Luncurkan Visa untuk Turis Digital Nomad

Saat ini, para pelaku digital nomad dari negara tertentu dapat bekerja di Malaysia hingga 90 hari.


Pimpin Pemakaman Azyumardi Azra, Menteri Muhadjir Effendy: Kami Sulit Bertemu

6 hari lalu

Pimpin Pemakaman Azyumardi Azra, Menteri Muhadjir Effendy: Kami Sulit Bertemu

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memimpin upacara pemakaman Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra.


Stafsus Wapres: Almarhum Azyumardi Azra Konsisten Suarakan Kebenaran

6 hari lalu

Stafsus Wapres: Almarhum Azyumardi Azra Konsisten Suarakan Kebenaran

Masykuri menyebut almarhum Azyumardi Azra konsisten tidak mau mengorbankan akademik demi kepentingan politik


Mensesneg dan Jusuf Kalla Sambut Kedatangan Jenazah Azyumardi Azra

7 hari lalu

Mensesneg dan Jusuf Kalla Sambut Kedatangan Jenazah Azyumardi Azra

Pratikno dan Jusuf Kalla menyambut kedatangan jenazah Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin malam


Jenazah Azyumardi Azra Tiba di Tanah Air Malam Ini, Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata

7 hari lalu

Jenazah Azyumardi Azra Tiba di Tanah Air Malam Ini, Akan Dimakamkan Besok di TMP Kalibata

Jenazah Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra dipulangkan dari Kuala Lumpur menuju Jakarta pada Senin malam 19 September 2022 pukul 20.45 waktu setempat