Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Cemas Virus Corona Impor di Cina

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pasien yang sembuh dari COVID-19 terlihat di rumah sakit sementara yang dijuluki

    Para pasien yang sembuh dari COVID-19 terlihat di rumah sakit sementara yang dijuluki "Ruang Tamu Wuhan" di Wuhan, Provinsi Hubei, China, 1 Maret 2020. Sebanyak 132 pasien sembuh COVID-19 telah diizinkan pulang oleh rumah sakit, sekaligus mencatatkan angka tertinggi dalam sehari sejauh ini. Xinhua/Cai Yang

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno berita hari ini dimulai dari topik tentang Cina memiliki kekhawatiran baru tentang wabah virus corona COVID-19. Cina mencemaskan penularan yang berasal dari warganya yang kembali setelah bepergian dari luar negeri ataupun orang asing yang datang ke Cina.

    Beberapa negara di luar Cina memang kini ganti menyumbang kasus infeksi virus itu yang cukup besar. Situasinya berbalik dari di dalam negeri Cina yang pertambahan kasus per hari semakin berkurang. 

    Berita terpopuler lainnya, Arab Saudi pada hari Rabu, 4 Maret 2020, melarang warganya dan penduduk lain di kerajaan itu untuk ibadah umrah ke Mekkah sementara waktu. Selain aplikasi pesan WhatsApp yang resmi menghadirkan fitur Mode Gelap atau dark mode secara global mulai Rabu, 4 Maret 2020.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno sepanjang hari ini, Kamis 5 Maret 2020:


    1. Cina Kini Cemas Penularan Virus Corona dari Luar Negeri

    Selama beberapa hari terakhir, Cina melaporkan penurunan jumlah kasus virus corona, COVID-19, kecuali di Hubei, tempat virus pertama kali muncul akhir tahun lalu. Namun, dengan lebih dari 1.000 kasus sekarang dilaporkan di luar negeri setiap hari, Cina memiliki kekhawatiran baru, penularan yang dibawa warganya yang kembali setelah bepergian dan orang asing yang datang ke negaranya.

    Saat ini sebagian besar di beberapa wilayah tidak memiliki kasus infeksi baru. Namun, dikonfirmasi ada 15 kasus impor, hampir setengahnya melibatkan sekelompok orang Cina yang bekerja di sebuah restoran di kota Bergamo, utara Italia, serta orang yang bepergian dari Iran dan seorang pria yang datang dari Inggris melalui Hong Kong.

    "Kami telah mengantisipasinya di awal, tapi gagal dalam antisipasi akhirnya," kata Dr Zhang Wenhong, direktur Departemen Penyakit Menular Rumah Sakit Huashan. "Kami pikir selama Cina mengendalikan situasi, dunia akan terhindar dari bencana, tapi sekarang setelah wabah di Cina berangsur-angsur terkendali, kekacauan tumbuh di dunia."

    2. Arab Saudi Larang Warga Umrah ke Mekkah Akibat Virus Corona

    Arab Saudi pada hari Rabu, 4 Maret 2020, melarang warganya dan penduduk lain di kerajaan itu untuk melakukan ibadah umrah ke Mekkah, sementara Iran membatalkan salat Jumat di kota-kota besar.

    Langkah Saudi itu memperluas larangan yang ditetapkan minggu lalu pada orang asing mengunjungi Mekkah dan Madinah, rumah bagi situs paling suci dalam Islam, sebagaimana dikutip Time, 4 Maret 2020.

    Keputusan itu mengganggu perjalanan ribuan Muslim yang telah menuju ke kerajaan dan berpotensi mempengaruhi rencana umat Muslim menjelang bulan puasa Ramadhan dan ibadah haji tahunan. Bahkan setelah pengumuman 27 Februari itu, orang-orang yang sudah berada di Arab Saudi masih dapat melakukan perjalanan ke Masjidil Haram Mekkah.

    3. Fitur Mode Gelap WhatsApp Kini Hadir Secara Global

    Aplikasi pesan WhatsApp resmi menghadirkan fitur Mode Gelap atau dark mode secara global mulai Rabu, 4 Maret 2020. Hal ini menjawab antusiasme dari masyarakat Indonesia yang telah menantikan fitur ini di aplikasi besutan Facebook itu.

    Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tempo, kemarin, Mode gelap untuk WhatsApp memberikan pengalaman baru dengan tampilan yang lebih segar.

    Fitur ini dirancang untuk mengurangi ketegangan mata di lingkungan yang minim cahaya, dengan harapan menghindari momen-momen canggung yang terjadi ketika cahaya dari ponsel menerangi seisi ruangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.