5 Staf Taman Nasional Sebangau Tewas dalam Tabrakan Speedboat

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taman Nasional Sebangau, tak jauh dari Palangkaraya, ibu kota Kalimantan Tengah.

    Taman Nasional Sebangau, tak jauh dari Palangkaraya, ibu kota Kalimantan Tengah.

    TEMPO.CO, Jakarta - Lima staf Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah, meninggal dalam tabrakan antar-speedboat yang melibatkan kapal Paspampres di Sungai Sebangau, Kuala Kapuas, Senin, 9 Maret 2020.

    Kecelakaan itu juga menyebabkan Dandim Kuala Kapuas Letkol Bambang Kristianto Bawono meninggal.

    Menurut siaran pers Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, staf Taman Nasional Sebangau yang meninggal adalah Abdi Darmansyah, Ibnu Yudistira Hendrawan, Mutiara, dan Tias Nofianti, serta seorang anggota Manggala Agni bernama Mansyah.

    Seorang istri Polhut, Umroatus Sholikhah, yang kebetulan ikut kapal, juga meninggal. Sementara dua staf Taman Nasional lain,  Yuliansi dan Selfia, cedera dan  saat ini sudah mendapatkan perawatan.

    Dalam kecelakaan itu, 19 anggota  Paspampres selamat. Pasukan pengawal presiden ini sedang melakukan peninjauan lokasi yang akan dikunjungi Ratu Belanda.

    Tim dari Taman Nasional itu sedang  menuju kawasan Resort Mangkok untuk mengirimkan logistik.

    Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengimbau kepada seluruh jajaran kantor teknis UPT KLHK se Indonesia untuk melakukan pengibaran bendera setengah tiang, sebagai tanda berkabung atas wafatnya para staf dalam melaksanakan tugas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.