Tak Melihat Supermoon Semalam? Ini Fenomena Lain Pantas Ditunggu

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bulan purnama Supermoon Salju terbenam di cakrawala saat fajar di Ronda, Spanyol selatan, Ahad pagi, 9 Februari 2020. REUTERS/Jon Nazca

    Bulan purnama Supermoon Salju terbenam di cakrawala saat fajar di Ronda, Spanyol selatan, Ahad pagi, 9 Februari 2020. REUTERS/Jon Nazca

    TEMPO.CO, Jakarta - Fenomena supermoon kedua pada tahun ini telah berlalu yakni pada pada Senin malam hingga Selasa pagi menjelang subuh 9-10 Maret 2020. Namun, bagi siapapun yang kurang beruntung dan tidak dapat menyaksikan supermoon semalam, akan ada dua berikutnya yang bisa dinantikan sepanjang tahun ini.

    Fenomena supermoon lainnya diperhitungkan akan terjadi pada 8 April dan 7 Mei mendatang, setelah yang pertama pada 9 Februari lalu. Supermoon pada 8 April harus ditandai karena diperkirakan lima persen lebih terang daripada yang semalam, bahkan paling terang di antara fenomena supermoon sepanjang 2020.

    Tapi, sebelum sampai ke sana, masih banyak fenomena langit menarik sepanjang Maret ini. Pertengahan bulan nanti misalnya, planet Merkurius yang berada di rasi Aquarius bisa diamati bersama Mars, Jupiter, dan Saturnus sebelum Matahari terbit. Planet terdekat dengan Matahari ini akan mencapai titik tertingginya di timur dan berpapasan dengan bulan menjelang akhir Maret. 

    "Sepanjang bulan ini Venus Sang Bintang Kejora juga bakal menemani setiap malam di arah barat setelah matahari terbenam," kata Avivah Yamani, pengamat astronomi dari komunitas Langit Selatan di Bandung, pernah mengungkapkan.

    Kemudian pada 20 Maret matahari juga akan berada di ekuinoks atau tepat di atas garis katulistiwa. Mengutip dari laman langitselatan.com, lamanya siang dan malam akan terbagi tepat sama pada hari itu, yaitu masing-masing selama 12 jam.

    Bagi masyarakat di belahan bumi utara, 20 Maret menjadi pertanda awal musim semi. Adapun bagi belahan bumi selatan, penanda awal musim gugur. Sedang di Indonesia biasanya akan tercatat suhu tertinggi pada siang hari.

    Beberapa bintang setelah Matahari terbenam pun akan tampak lebih terang. Dia menyebut seperti Archenar di rasi Eridanus, Aldebaran di Taurus, Capella di rasi Auriga, Canopus di rasi Carina, Rigel dan Betelgeuse di rasi Orion. Kemudian Sirius di rasi Canis Major, Procyon di rasi Canis Minor, Pollux dan Castor di Gemini, Regulus di rasi Leo, Crux, Rigel Kentaurus di Centaurus, Spica di Virgo, Arcturus di rasi Bootes, yang bisa diamati sampai menjelang tengah malam.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.