Ilmuwan AS: Virus Corona Hidup Hingga 3 Hari di Plastik

Reporter

Editor

Erwin Prima

Ilustrasi 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV). REUTERS/CDC

TEMPO.CO, Jakarta - Hasil tes oleh pemerintah dan ilmuwan Amerika Serikat telah menemukan bahwa virus corona baru dapat hidup di udara selama beberapa jam dan pada beberapa permukaan selama dua hingga tiga hari.

Pekerjaan mereka, yang diterbitkan Rabu, 11 Maret 2020, dan dikutip Time, menunjukkan bahwa virus corona dapat menyebar melalui udara serta dari menyentuh benda-benda yang terkontaminasi oleh orang lain yang memilikinya, selain kontak langsung orang-ke-orang.

Sejak muncul di Cina akhir tahun lalu, virus baru ini telah menginfeksi lebih dari 120.000 orang di seluruh dunia dan menyebabkan lebih dari 4.300 kematian. Angka ini jauh lebih banyak daripada wabah SARS 2003 yang disebabkan oleh virus yang serupa secara genetis.

Untuk penelitian ini, para peneliti menggunakan alat nebulizer untuk menempatkan sampel virus baru ke udara, meniru apa yang mungkin terjadi jika orang yang terinfeksi batuk atau membuat virus mengudara dengan cara lain.

Ditemukan bahwa virus yang layak dapat dideteksi hingga tiga jam kemudian di udara, hingga empat jam pada tembaga, hingga 24 jam pada kardus dan hingga dua hingga tiga hari pada plastik dan stainless steel.

Hasil serupa diperoleh dari tes yang mereka lakukan pada virus yang menyebabkan wabah SARS 2003, sehingga perbedaan dalam daya tahan virus tidak memperhitungkan seberapa lebih luas virus baru telah menyebar, kata para peneliti.

Tes dilakukan oleh para ilmuwan dari National Institutes of Health, Princeton University dan University of California, Los Angeles, dengan dana dari pemerintah AS dan National Science Foundation.

Temuan ini belum ditinjau oleh ilmuwan lain dan telah di-posting di situs di mana para peneliti dapat dengan cepat membagikan karya mereka sebelum dipublikasikan.

"Ini adalah pekerjaan padat yang menjawab pertanyaan yang diajukan orang," dan menunjukkan nilai dan pentingnya nasihat kebersihan yang ditekankan oleh pejabat kesehatan masyarakat, kata Julie Fischer, seorang profesor mikrobiologi di Universitas Georgetown.

"Apa yang perlu kita lakukan adalah mencuci tangan, menyadari bahwa orang yang terinfeksi mungkin mencemari permukaan," dan menjauhkan tangan dari wajah, katanya.

TIME






China Ungkap Puncak Covid-19: Kasus Harian 7 Juta dan Kematian 4.000

2 hari lalu

China Ungkap Puncak Covid-19: Kasus Harian 7 Juta dan Kematian 4.000

China mengungkap kasus harian Covid-19 ketika mencapai puncaknya dengan penderita bertambah 7 juta per hari dan kematian 4.000


Sungai Ciliwung Ruas Kota Depok Dibersihkan, Sampah Plastik dan Tekstil Didaur Ulang

6 hari lalu

Sungai Ciliwung Ruas Kota Depok Dibersihkan, Sampah Plastik dan Tekstil Didaur Ulang

Sungai Ciliwung di ruas Kota Depok dibersihkan Pertamina Hulu Rokan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.


Bolehkah Body Lotion Digunakan sebagai Pelembap Wajah?

8 hari lalu

Bolehkah Body Lotion Digunakan sebagai Pelembap Wajah?

Kulit tubuh dan wajah memiliki sejumlah perbedaan, termasuk pori-pori dan sensitivitas. Penggunaan pelembap disesuaikan dengan kebutuhan kulit.


Inilah 8 Makanan yang Membuat Wajah Cepat Tua

9 hari lalu

Inilah 8 Makanan yang Membuat Wajah Cepat Tua

Pola makan secara teratur dapat membantu tubuh melindungi dan menyembuhkan kulit. Karena itu, hindari mengonsumsi beberapa makanan ini.


4 Teknik Pijat Wajah Bantu Meniruskan Pipi dan Rahang

11 hari lalu

4 Teknik Pijat Wajah Bantu Meniruskan Pipi dan Rahang

Pijat wajah ini cukup mudah dilakukan, terasa rileks, dan dapat membantu memahat garis rahang dan pipi Anda.


China Akhirnya Jujur Soal Data Covid-19 ke WHO, Jumlah Kematian Tembus 60 Ribu

11 hari lalu

China Akhirnya Jujur Soal Data Covid-19 ke WHO, Jumlah Kematian Tembus 60 Ribu

China buka-bukaan soal data Covid-19 ke WHO. Sejak kebijakan nol-Covid dicabut pada Desember lalu, kasus Corona di China melonjak tajam.


3 Cara Membuat Masker Mentimun untuk Wajah

13 hari lalu

3 Cara Membuat Masker Mentimun untuk Wajah

Mentimun atau timun mengandung nutrisi untuk memelihara kesehatan kulit wajah


Perbatasan Dibuka, Hampir 500 Ribu Orang Keluar Masuk China Setiap Hari

14 hari lalu

Perbatasan Dibuka, Hampir 500 Ribu Orang Keluar Masuk China Setiap Hari

Sejak pelonggaran kebijakan Covid-19 awal pekan ini, jumlah perjalanan ke China meningkat.


Omicron XBB.1.5 Mulai Menyebar, WHO Minta Penumpang Pakai Masker di Pesawat

17 hari lalu

Omicron XBB.1.5 Mulai Menyebar, WHO Minta Penumpang Pakai Masker di Pesawat

WHO meminta agar penumpang pesawat memakai masker di perjalanan. Varian Omicron XBB.1.5 mulai menyebar di Amerika Serikat.


5 Manfaat Masker Mentimun untuk Wajah

17 hari lalu

5 Manfaat Masker Mentimun untuk Wajah

Tak hanya diolah untuk makanan atau campuran minuman, mentimun juga bermanfaat untuk masker wajah