Tri Rismaharini Siapkan Software Lawan COVID-19 di Surabaya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang berada di atas kendaraan tempur menyapa warga ketika melintasi Gedung Negara Grahadi saat Parade Juang Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu 9 November 2019. Parade tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Pahlawan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang berada di atas kendaraan tempur menyapa warga ketika melintasi Gedung Negara Grahadi saat Parade Juang Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu 9 November 2019. Parade tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Pahlawan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyiapkan software yang diberi nama Lawan COVID-19. Perangkat lunak akan diisi informasi atau petunjuk cara untuk warganya dalam mengantisipasi ataupun melawan penyebaran virus corona baru penyebab pneumonia akut tersebut. 

    Risma berharap seluruh warga Surabaya berpartisipasi aktif mengakses software itu melalui mobile apps nantinya. "Sehingga masyarakat bisa mengetahui progres dan apa yang harus dilakukan sedini mungkin," katanya saat menggelar jumpa pers di rumah dinasnya, Minggu 15 Maret 2020.

    Selain itu, Risma memgimbau seluruh masyarakat untuk saling melindungi diri. Salah satunya yakni dengan cara meminimalisir kontak atau hubungan langsung dengan orang lain, seperti berjabat tangan langsung atau mendatangi tempat keramaian.

    Ia mengatakan bahwa saat ini protokol kehidupan sehari-hari sangatlah berbeda dengan sebelumnya. Baik kehidupan yang mendasar di lingkungan keluarga, tempat kerja hingga fasilitas umum. Hal ini sebagai upaya untuk mengantisipasi penularan virus corona COVID-19 lebih luas di tengah masyarakat.

    "Protokolnya memang ada yang berubah, seperti kita tidak boleh bersalaman. Karena itu saya harap semua tidak perlu saling tersinggung atau marah," katanya.

    Termasuk di tempat-tempat ibadah. Ia mencontohkan apabila ada seseorang yang tidak mau menggunakan karpet untuk salat, maka dia juga berupaya untuk melindungi semua. Namun begitu, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini pun mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar terus menjaga pola hidup bersih dan sehat. Salah satunya dengan cara rajin mencuci tangan menggunakan hand sanitizer.

    "Kalau mereka melindungi diri, maka lingkungan juga sehat. Ada pola mendasar yang memang harus kita ubah," kata Risma.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.