Bayi 1,5 Bulan di RS Hasan Sadikin Berubah Negatif Corona

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Bandung - Seorang bayi lelaki berumur 1,5 bulan sempat dinyatakan positif terinfeksi virus corona COVID-19 di Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin Bandung. Statusnya kini berubah setelah hasil tes kedua menyatakan sebaliknya.

    "Di RSHS telah dilakukan lagi pengambilan swab (apus) dan hasilnya negatif," kata Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RS Hasan Sadikin, M. Kamaruzzaman, lewat rekaman video, Selasa malam, 24 Maret 2020.

    Kini masih ada 24 pasien dalam pengawasan (PDP) yang tengah menjalani perawatan di ruang isolasi dan infeksi khusus virus corona RS Hasan Sadikin Bandung. Sebanyak lima diantaranya merupakan pasien terkonfirmasi positif baru.

    Hasil positif terinfeksi COVID-19 juga ditemukan pada dua orang PDP positif yang meninggal. "Dua orang yang meninggal hasil pemeriksaan swab hari ini sudah keluar dengan keterangan terkonfirmasi positif," ujarnya.

    Keduanya adalah lelaki 69 tahun, meninggal pada 21 Maret 2020 pukul 12.05 WIB. Kemudian lelaki berumur 47 tahun yang meninggal 22 Maret 2020 pukul 15.45.

    Total sudah ada lima PDP yang meninggal yang mayoritas terkonfirmasi positif COVID-19 juga ada yang terkait dengan penyakit lain pada pasien. Seorang diantaranya yang meninggal belum diketahui status positif atau negatifnya karena belum sempat diambil swab.

    Adapun jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yang diperiksa RS Hasan Sadikin kini bertambah 33 orang baru. Totalnya 255 orang dan mereka tidak dirawat di rumah sakit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.