Gempa M 7,6 Guncang Kepulauan Kuril, Tidak Berdampak di Indonesia

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. abcnews.com

    Ilustrasi gempa. abcnews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan telah terjadi gempa tektonik di Kepulauan Kuril, Rusia. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menyebutkan bahwa guncangan dirasakan pada pukul 09.49 WIB, Rabu, 25 Maret 2020.
     
    "Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo  M=7,6. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 48,95 LU dan 157,53 BT, atau tepatnya berlokasi di laut (Samudra Pasifik) pada jarak 198 kilometer arah tenggara Kepulauan Kuril, Rusia, pada kedalaman 49 kilometer," kata Rahmat, Rabu, 25 Maret 2020.
     
    Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench).
     
    Menurut Rahmat, dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempabumi ini dipicu oleh adanya penyesaran naik (thrust fault). "Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kepulauan Kuril dan sekitarnya pada skala intensitas V MMI. Guncangan gempa dirasakan oleh hampir semua penduduk, barang yang tergantung bergoyang," kata dia.
     
    Ia menyebutkan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia, kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang," kata dia.
     
    IRSYAN HASYIM

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.