Dokter Berstatus PDP Corona Meninggal di RS Hasan Sadikin Bandung

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis melakukan simulasi penanganan pasien terjangkit virus corona di RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat, Jumat, 6 Maret 2020. ANTARA

    Petugas medis melakukan simulasi penanganan pasien terjangkit virus corona di RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat, Jumat, 6 Maret 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Bandung - Seorang lagi dokter dilaporkan meninggal terkait kasus virus corona COVID-19, Kamis 26 Maret 2020. Pasien berusia 57 tahun itu sempat dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin Bandung. Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia mengumumkan duka cita untuk meninggalnya enam orang dokter terkait kasus yang sama.

    Hasil tes apus (swab) menyatakan dokter itu positif terinfeksi virus corona penyebab pneumonia itu. “Dokter itu pernah bekerja di rumah sakit umum daerah di Jawa Barat,” kata Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSHS M Kamaruzzaman, Kamis 26 Maret 2020.

    Dokter itu menambah jumlah pasien dalam pengawasan yang meninggal di ruang isolasi RS Hasan Sadikin menjadi enam orang. Sedang jumlah PDP di rumah sakit rujukan Jawa Barat itu bertambah tujuh pasien baru hingga Kamis sore.

    “Total PDP yang kini dirawat ada 31 orang,” ujar Kamaruzzaman. Selain itu PDP yang terkonfirmasi positif pun bertambah enam orang. “Total yang positif (Corona) ada 16 orang,” katanya.

    Dari belasan orang itu sebanyak 9 pasien yang positif adalah lelaki berusia 24 hingga 61 tahun. Sementara tujuh pasien lainnya perempuan berumur 30 hingga 67 tahun.

    Menurut Kamaruzzaman, sejak wabah COVID muncul di Indonesia RS Hasan Sadikin telah menangani 66 kasus PDP sampai sekarang. “Sebanyak 22 positif dan yang sembuh dua orang,” ujarnya.

    Adapun jumlah orang dalam pemantauan yang diperiksa RS Hasan Sadikin hari ini bertambah 6 orang sehingga totalnya kini 261 orang. Pihak rumah sakit mengajak warga Jawa Barat terus memerangi virus Corona. Caranya dengan menjaga kebersihan dan kesehatan diri serta mengurangi kegiatan di luar rumah yang tidak perlu. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.