Gempa Darat Guncang Wajo, Warga Diminta Tidak Panik

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peta lokasi gempa bumi tektonik di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan27 Maret 2020, Jumat . FOTO/ANTARA

    Peta lokasi gempa bumi tektonik di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan27 Maret 2020, Jumat . FOTO/ANTARA

    TEMPO.CO, Makassar - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar melaporkan adanya aktivitas gempa bumi di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat pagi tadi, 27 Maret 2020. Gempa darat dangkal terukur berkekuatan 4,9 Magnitudo. 

    "Pada pukul 05:58:58 WITA telah terjadi gempa bumi tektonik di wilayah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan dan sekitarnya," ujar Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Darmawan, di Makassar, Jumat.

    Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa berada di koordinat episentrum 4,09 lintang selatan (LS) dan 120,13 bujur timur (BT). Darmawan menerangkan, pusat gempa berada di darat, berjarak sembilan kilometer barat daya Wajo, Sulawesi Selatan, di kedalaman 16 kilometer.

    "Tampak bahwa gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi dangkal akibat aktivitas Sesar Walane yang berdekatan dengan episentrum," katanya.

    Ia juga menerangkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan BMKG dan laporan dari masyarakat, gempa bumi dirasakan di Sengkang dengan skala intensitas III MMI atau dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu di Tanete Sidrap, yakni intensitas II skala MMI.

    Berdasarkan hasil laporan masyarakat, getaran juga dirasakan dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang-goyang di Soppeng, atau intensitas II–III MMI.

    "Pada skala ini digambarkan getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda yang tergantung bergoyang tetapi tidak menimbulkan kerusakan yang berarti," ucap Darmawan.

    Darmawan mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap bersikap tenang, serta memperbarui terus informasi-informasi dari BMKG maupun BPBD.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.