Simak 'Tiki Taka' FIFA dan WHO Lawan Virus Corona

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana laga antara Racing Club melawan Alianza Lima dalam laga penyisihan Grup F Piala Libertadores di Stadion Presidente Peron, Buenos Aires, Argentina, 12 Maret 2020. Pertandingan ini digelar tanpa penonton sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona. REUTERS/Agustin Marcarian/Pool

    Suasana laga antara Racing Club melawan Alianza Lima dalam laga penyisihan Grup F Piala Libertadores di Stadion Presidente Peron, Buenos Aires, Argentina, 12 Maret 2020. Pertandingan ini digelar tanpa penonton sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona. REUTERS/Agustin Marcarian/Pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Sepak Bola Dunia, FIFA, bekerja sama dengan Badan Kesehatan Dunia, WHO, memerangi wabah COVID-19. Mereka, melibatkan sejumlah pesepakbola terkenal, meluncurkan kampanye bagi masyarakat di dunia agar mengambil lima langkah yang bisa menghentikan penularan penyakit virus corona 2019 itu.

    Kampanye 'Pass the message to kickout coronavirus' mengkampanyekan lima langkah kunci yang harus diikuti menurut arahan WHO. Kelimanya fokus pada cuci tangan, etika batuk, tidak mengusap atau sentuh wajah, jaga jarak fisik, dan tetap di rumah jika sakit.

    "FIFA dan presidennya Gianni Infantino telah terlibat aktif menyebarkan pesan itu sejak awal pandemi ini terjadi," kata Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat peluncuran kampanye itu secara virtual dari markas WHO di Jenewa, Swiss, 23 Maret 2020.

    Menurut Tedros, FIFA telah terlibat baik lewat kampanye maupun pendanaan. "Dan saya sangat senang mendapat dukungan dari sepak bola dunia. Saya yakin dengan dukungan seperti ini, kita bersama-sama pasti bisa menang (melawan pandemi COVID-19)."

    Gianni juga mengatakan kalau diperlukan kerja sama tim untuk bisa mengalahkan virus corona. FIFA, kata dia, bekerja sama dengan WHO karena mendahulukan kesehatan di atas semuanya. "Saya menyerukan kepada asosiasi-asosiasi sepak bola di seluruh dunia untuk bergabung mendukung kampanye ini dan 'mengumpan' pesan ini lebih jauh lagi."

    Menurut Gianni, sejumlah nama besar pesepakbola yang biasa mempertontonkan permainan indah di lapangan telah membubuhkan namanya dalam kampanye itu. Seluruhnya ada 28 pemain yang telah dibuatkan videonya dalam 13 bahasa.

    Video sejatinya disiarkan di kanal digital FIFA dan juga milik pribadi pemain. Selain juga disebar ke 211 asosiasi sepak bola di bawah naungan FIFA dan sejumlah media. Video dilengkapi infografis tentang lima langkah kunci itu agar pesan bisa tersebar lebih luas.

    Para pesepakbola yang terlibat tiki taka--mengambil istilah permainan umpan ciamik ala klub Spanyol, Barcelona--itu adalah Sami Al Jaber (KSA), Alisson Becker (BRA), Emre Belözolu (TUR), Jared Borgetti (MEX), Gianluigi Buffon (ITA), Iker Casillas (ESP), Sunil Chhetri (IND), Youri Djorkaeff (FRA), Han Duan (CHN), Samuel Eto’o (CMR), Radamel Falcao (COL), Laura Georges (FRA), Valeri Karpin (RUS), Miroslav Klose (GER), Philipp Lahm (GER), Gary Lineker (ENG), Carli Lloyd (USA), Lionel Messi (ARG), Mido (EGY), Michael Owen (ENG), Park Ji-sung (KOR) , Carles Puyol (ESP), Célia Šaši (GER), Asako Takakura (JPN), Yaya Touré (CIV), Juan Sebastián Verón (ARG), Sun Wen (CHN) and Xavi Hernández (ESP).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.