Hadiri Pemakaman, 17 Anggota Keluarga di Inggris Kena Corona

Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah keluarga besar di Inggris didesak untuk mengambil langkah pembatasan aktivitas sosial (social distancing) karena 17 orang anggota keluarga itu tertular virus corona. Mereka tertular setelah hadir dalam pemakaman seorang anggota keluarganya yang meninggal karena penyakit COVID-19.

Hampir seluruh keluarga besar Sheila Brooks, 86 tahun, yang meninggal pada 9 Februari, menghadiri pemakamannya beberapa waktu yang lalu. Dalam beberapa hari, keponakannya Susan Nelson, 65 tahun, yang tidak memiliki masalah kesehatan mendasar, juga meninggal dan diduga terinfeksi virus yang sama.

Tak lama kemudian, 16 kerabat lainnya jatuh sakit, termasuk suami Nelson, anak perempuannya Amanda (34 tahun), seorang keponakan perempuan dan paman buyut, setelah menghadiri kebaktian di Yardley Wood. "Itu adalah pemakaman bibiku sehingga banyak keluarga yang hadir di sana," kata Amanda, seperti dikutip New York Post, Senin, 30 Maret 2020.

Amanda menerangkan, mulai dari sepupunya yang berusia 21 tahun sampai dengan paman buyutnya menunjukkan gejala penyakit yang pertama kali menyebar di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina itu. "Aku mengira hanya sampai pada bibiku saja, tetapi sekarang banyak orang yang tertular. Sekarang keluarga kami di rumah sakit yang mungkin tidak akan selamat," ujar dia.

Dikutip South West News Service, putra Nelson, Carl, 42 tahun, mengatakan ia dirawat di Rumah Sakit Queen Elizabeth di Birmingham pada 23 Maret. Dia menerangkan bahwa beberapa anggota keluarganya memiliki gejala seperti batuk-batuk, sesak napas dan beberapa gejala lainnya yang harus segera diperiksa.

“Sementara saya tidak memiliki gejalanya, saya tidak bisa pergi dan saudara perempuan saya terlalu sakit melawan penyakit itu sendiri,” tutur Carl. Sambil menambahkan, "orang akhirnya bisa mati sendiri. Untungnya, ayah saya Robert bisa pergi dan menemani kerabat lainnya."

NEW YORK POST | SOUTH WEST NEWS SEVICE






Vatikan Selidiki Dugaan Skandal Pesta Seks di Katedral Inggris

2 jam lalu

Vatikan Selidiki Dugaan Skandal Pesta Seks di Katedral Inggris

Vatikan menyelidiki dugaan skandal seks di Inggris yang membuat seorang pastor bunuh diri.


PM Sunak Pecat Menteri Zahawi, Buntut Kasus Pelanggaran Pajak

20 jam lalu

PM Sunak Pecat Menteri Zahawi, Buntut Kasus Pelanggaran Pajak

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak memecat ketua Partai Konservatif Nadhim Zahawi dari pemerintahan karena masalah pembayaran pajak


Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

23 jam lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

23 jam lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

1 hari lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

2 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

2 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

2 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.


CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

2 hari lalu

CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

Dalam temuannya, CDC menyatakan lansia penerima vaksin booster Covid-19 Pfizer kedua kalinya berpotensi terkena stroke.


Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

2 hari lalu

Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

Pakar mengatakan apapun varian COVID-19, termasuk XBB.1.5 atau Kraken, protokol kesehatan belum berubah dan vaksin masih bermanfaat.