Cina Ungkap 1.541 Kasus COVID-19 Tanpa Gejala Infeksi

Reporter

Warga memakai masker mengendarai skuter dan berjalan kaki setelah wabah penyakit virus Corona (COVID-19), di Beijing, Cina 30 Maret 2020. [REUTERS / Carlos Garcia Rawlins]

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Cina mencatat 1.541 kasus COVID-19 yang tidak disertai gejala sama sekali. Dari jumlah itu, sebanyak 205 diantaranya telah dipastikan kasus impor atau penularan dari luar negeri.

Untuk pertama kalinya data tersebut diungkapkan oleh Komisi Kesehatan Nasional China (NHC), Selasa 31 Maret 2020. Mereka melakukannya setelah mendapat desakan dari masyarakat agar lembaga tertinggi kesehatan itu transparan tentang data orang tanpa gejala.

Seperti diketahui, penularan oleh orang-orang yang terinfeksi virus corona itu namun tak sakit diduga telah menjadi motor wabah COVID-19 di Cina. Di negara inilah, epidemi pertama terjadi, tepatnya di Provinsi Hubei, sebelum virus penyebab pneumnia akut itu mewabah di dunia.

Selama ini, Pemerintah Cina tidak mempublikasikan jumlah mereka. Caixin Global menulis, NHC berjanji selanjutnya akan mencantumkan data tanpa gejala tersebut dalam laporan harian epidemi.

Sementara itu dalam keterangan tertulis Perdana Menteri Cina Li Keqiang yang diterima ANTARA, Rabu, menekankan pentingnya upaya pengendalian virus lebih ketat lagi meskipun jumlah gejala infeksi berhasil dikendalikan.

Di Cina, beberapa orang yang tidak memiliki gejala klinis COVID-19 namun hasil pemeriksaan ternyata positif, umumnya dikarantina di pusat isolasi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mereka dirawat dan dikategorikan dalam kasus positif yang disertai gejala selama menjalani karantina.






Bill Gates Tiba-tiba Puji Ekonomi Cina, Bandingkan dengan AS

2 jam lalu

Bill Gates Tiba-tiba Puji Ekonomi Cina, Bandingkan dengan AS

Bill Gates memuji ekonomi Cina sebagai kemenangan besar untuk dunia.


Jenderal AS Sebut Amerika Perang dengan Cina 2025, Apa Sebabnya?

4 jam lalu

Jenderal AS Sebut Amerika Perang dengan Cina 2025, Apa Sebabnya?

Cina dan Amerika Serikat kemungkinan bisa berperang tiga dua tahun lagi, menurut jenderal bintang empat AS. Apa penyebabnya?


Erick Thohir: Kita Negara Muslim Terbesar, tapi Tak Masuk Produsen Produk Halal Terbesar

18 jam lalu

Erick Thohir: Kita Negara Muslim Terbesar, tapi Tak Masuk Produsen Produk Halal Terbesar

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut Indonesia belum memaksimalkan potensi ekspor produk halal.


Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

23 jam lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

23 jam lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

1 hari lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

2 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

2 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

2 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.


CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

2 hari lalu

CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

Dalam temuannya, CDC menyatakan lansia penerima vaksin booster Covid-19 Pfizer kedua kalinya berpotensi terkena stroke.