Dua Bulan Tenggelam di Sungai, iPhone 8 Ditemukan Masih Berfungsi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thayse Bussolo-Vieira bersama tunangannya James Tongue menunjukkan iPhone 8 miliknya yang ia temukan setelah 2 bulan jatuh di Sungai Thames. thesun.co.uk

    Thayse Bussolo-Vieira bersama tunangannya James Tongue menunjukkan iPhone 8 miliknya yang ia temukan setelah 2 bulan jatuh di Sungai Thames. thesun.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang wanita bernama Thayse Bussolo-Vieira mengaku telah menemukan iPhone 8 miliknya dalam kondisi masih berfungsi setelah dua bulan tak sengaja menjatuhkannya ke Sungai Thames, Inggris. Dia menjatuhkannya pada awal Februari lalu saat memberi makan angsa. 

    Seperti dilaporkan The Sun edisi 1 April 2020, Thayse mengatakan sempat ingin melompat untuk menyelamatkan gadget barunya seharga 480 Poundsterling atau sekitar Rp 10 juta itu. Perempuan berusia 29 tahun itu juga memikirkan data foto berharga koleksinya. 

    Thayse, seorang administrator di perusahaan maskapai British Airways, kembali ke tempat yang sama di Staines, Surrey, minggu lalu dan melihat iPhone 8 di dasar sungai. Dibantu pasangannya, Thayse berhasil mengambilnya menggunakan sapu dengan saringan dapur di ujungnya.

    Smartphone itu langsung dikeringkan dan Thayse mengaku melonjak kegirangan karena mendapati semua masih bisa berfungsi. "Saya tidak bisa mempercayainya. Saya sangat senang mendapatkan foto saya kembali. Saya pikir mereka sudah pergi untuk selamanya," kata dia.

    Ilustrasi iPhone 8. pixabay

    Thayse menerangkan bahwa handphone jatuh begitu saja ke sungai bersama koleksi ribuan foto di dalamnya. "Rabu lalu kami berjalan-jalan dan James berkata, 'Tunjukkan padaku di mana kamu menjatuhkannya'. Kami melihat di sungai dan itu ada di sana. Itu tidak bisa dipercaya," katanya merujuk kepada nama pasangannya.

    James, seorang pengemudi perusahaan ekspedisi Waitrose, menambahkan sungai itu tenang dan mereka dapat melihat iPhone dengan jelas. Menurutnya, iPhone masih terletak di tempat yang sama. 

    "Thayse memegang jaring sementara aku mengambil tongkat dan mendorong telepon. Lalu aku mengambilnya. Kami harus bekerja sebagai sebuah tim," kata James.

    Thayse, yang bertunangan dengan James di negara asalnya, Brasil, pada bulan September lalu, mengatakan, "Sungguh gila menemukannya setelah hampir dua bulan di Sungai Thames."

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.