Orang Indonesia Bikin Rapid Test Kit Corona, 10 Menit Dapat Hasil

Reporter

Sensing Self, rapid test kit COVID-19 yang dipasarkan bisa digunakan di rumah. Sensingself.me

TEMPO.CO, Jakarta - Sensing Self, perusahaan pengembang alat tes kesehatan mandiri yang berbasis di Singapura, memproduksi alat uji terbaru untuk penyakit virus corona 2019 COVID-19. Alat uji atau pemeriksaan cepat (rapid test kit) yang didesain agar bisa digunakan di rumah ini telah digunakan di antaranya di India. 

Satu dari dua pendiri Sensing Self adalah Santo Purnama, seorang warga Indonesia yang memiliki latar belakang ilmu komputer dan teknologi dari Purdue University dan Stanford University. Dia bermitra mendirikan perusahaan itu dengan Shripal Gandhi, lulusan terbaik jurusan teknik kimia dan biosains dari University of Mumbai dan University of California.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Antara, Jumat 3 April 2020, Santo menerangkan kalau alat anyar untuk COVID-19 dikembangkan hanya dalam empat bulan. "Dan alatnya itu telah lulus lisensi edar di Eropa, Amerika Serikat, dan India," kata dia.

Menurut Santo, alat sensing self memungkinkan setiap orang untuk melakukan pengetesan di rumah masing-masing, hanya dalam waktu 10 menit. Tingkat akurasi diklaim sampai 92 persen. Sedang harga jualnya diklaim sangat terjangkau, hanya sekitar Rp 160 ribu per unit.

"Jika setiap orang bisa melakukan tes mandiri," dia mengatakan, "Kita bisa meminimalisir risiko infeksi ketika pasien datang ke rumah sakit untuk melakukan tes, serta mengurangi beban tenaga medis yang sudah amat kewalahan.” 

Resmi diproduksi sejak Februari, alat rapid test Sensing Self disebutkan telah mendapatkan lisensi edar dari tiga pasar penting di dunia. Ketiganya adalah Eropa (mendapatkan sertifikasi CE), India (disetujui oleh National Institute of Virology dan Indian Council of Medical Research), serta Amerika Serikat.

Untuk pasar Amerika Serikat, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) juga disebut setempat telah memberikan persetujuan bagi alat tes Sensing Self, dengan syarat bahwa penggunaannya harus dilakukan di lembaga medis formal.

Sedang di India, yang memiliki ribuan kasus positif COVID-19, telah disepakati pemesanan alat tes cepat Sensing Self sebanyak 11 juta unit. Sebelumnya India menghabiskan waktu satu minggu untuk melakukan uji coba, validasi, dan persetujuan akhir. 

Adanya kesepakatan itu juga disiarkan situs berita indiatvnews pada akhir Maret lalu. Diberitakan di sana kalau alat Sensing Self telah mendapat validasi dari National Institute of Virology India Pune. Sensing Self menjadi satu dari 11 perusahaan yang direkrut Pemerintah India untuk menjalankan uji pre-screening virus corona.






MRT Jakarta Catat Jumlah Penumpang Capai 61,2 Juta Selama 2019-2022

17 jam lalu

MRT Jakarta Catat Jumlah Penumpang Capai 61,2 Juta Selama 2019-2022

Dirut MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan jumlah pengguna atau ridership pada 24 Maret 2019 - 31 Desember 2022 sebanyak 61.292.496 orang. Rinciannya, pada 2019 dengan target 65.000 penumpang, realisasinya 86.270 penumpang. Pada 2020 dengan target 26.065 penumpang, realisasinya 27.122 penumpang.


Walikota New York Cabut Aturan Wajib Vaksin Covid-19

20 jam lalu

Walikota New York Cabut Aturan Wajib Vaksin Covid-19

Kota New York tak lagi mewajibkan warganya untuk mendapatkan vaksin Covid-19.


Krisis Adani di India Meningkat, Puluhan Anggota Partai Kongres Ditahan

1 hari lalu

Krisis Adani di India Meningkat, Puluhan Anggota Partai Kongres Ditahan

Puluhan anggota partai oposisi utama India ditahan oleh polisi selama protes menuntut penyelidikan terhadap hubungan Adani dan PM Modi.


Ditemukan di India 2.500 Tahun Lalu, Begini Kisah Ludo hingga Era Moderen

1 hari lalu

Ditemukan di India 2.500 Tahun Lalu, Begini Kisah Ludo hingga Era Moderen

Ludo berasal dari India 2500 Tahun Lalu. Dalam kisah Mahabharata, Ludo merupakan permainan yang dipilih Pandawa dan Kurawa saat memperebutkan Drupadi.


BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

1 hari lalu

BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

BPS menyebut jumlah kunjungan wisawatan asing melonjak sebesar 384,12 persen secara yoy dan secara kumulatif meningkat 251,28 persen.


Jokowi Wanti-wanti ke OJK Soal Kasus Adani Group di India: Karena Goreng-gorengan

1 hari lalu

Jokowi Wanti-wanti ke OJK Soal Kasus Adani Group di India: Karena Goreng-gorengan

Jokowi meminta OJK untuk betul-betul mengawasi industri keuangan agar kasus seperti Adani Group di India tidak merembet ke Tanah Air.


5 Destinasi Wisata Wajib Kunjung di Batam Sebelum ke Singapura

2 hari lalu

5 Destinasi Wisata Wajib Kunjung di Batam Sebelum ke Singapura

Batam adalah salah satu kota yang dekat dengan Singapura ini memiliki beragam destinasi wisata alam. Berikut 5 yang wajib kunjung.


Minyak Goreng Langka, Pemerintah Disarankan Tiru Singapura Beri Voucher untuk Masyarakat Miskin

2 hari lalu

Minyak Goreng Langka, Pemerintah Disarankan Tiru Singapura Beri Voucher untuk Masyarakat Miskin

Faisal Basri menyarankan agar pemerintah Indonesia meniru Singapura dalam mengendalikan kenaikan harga, termasuk minyak goreng.


Final Road to UFC: Jeka Saragih Vs Anshul Jubli, Pendekar Wushu Lawan Guru Matematika di Las Vegas

3 hari lalu

Final Road to UFC: Jeka Saragih Vs Anshul Jubli, Pendekar Wushu Lawan Guru Matematika di Las Vegas

Jeka Saragih Vs Anshul Jubli, pertarungan di final Road to UFC diselenggarakan dui Las Vegas, Amerika Serikat, Ahad 5 Februari 2023 pukul 11.00 WIB.


Realme 10 Pro 5G Edisi Coca-Cola Akan Meluncur 10 Februari

3 hari lalu

Realme 10 Pro 5G Edisi Coca-Cola Akan Meluncur 10 Februari

Coca-Cola Phone adalah Realme 10 Pro 5G. Kepastian ini telah diberikan bersama jadwal peluncurannya di India pada 10 Februari 2023.