COVID-19, Rilis Game The Last of Us Part 2 Kembali Ditunda

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cuplikan game

    Cuplikan game "The Last of Us Part 2". Sony telah menyatakan akan menunda merilis game itu dari jadwal seharusnya 29 Mei 2020. (Twitter/Naughty_Dog)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sony dan Naughty Dog mengumumkan bahwa game "The Last of Us Part 2" tidak dirilis PlayStation 4 (PS4) sesuai jadwal pada 29 Mei 2020. Penundaan disebabkan krisis dan pandemik global virus corona COVID-19.

    "Kami telah membuat keputusan yang sulit untuk menunda peluncuran 'The Last of Us Part 2' dan 'Iron Man VR' dari Marvel hingga pemberitahuan lebih lanjut," tulis Sony lewat Twitter-nya yang dikutip Sabtu 4 April 2020.

    Sony belum mengumumkan kapan rilis akan dilakukan. Pun dengan Naughty Dog yang menyampaikan kalau pihaknya sebenarnya telah hampir selesai dengan pengembangan "The Last of Us Part 2" dan tengah memperbaiki bug terakhir game.

    "Namun, walaupun telah berada di tahap akhir, kami dihadapkan dengan kenyataan bahwa karena masalah logistik di luar kendali kami, kami tidak dapat meluncurkan 'The Last of Us Part 2'," cuit Naughty Dog di akun Twitter miliknya.

    "Kami ingin memastikan semua orang dapat memainkan 'The Last of Us Part 2' dalam waktu yang sama, dan menjaga pengalaman terbaik bagi semua orang," ujarnya melanjutkan.

    "The Last of Us Part 2" pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun lalu, bersama dengan trailer yang menampilkan kelanjutan ceritanya. Tak lama setelah itu, Naughty Dog mengumumkan tanggal rilis "Last of Us Part 2" yang semula dijadwalkan pada Februari, tertunda menjadi Mei.

    "The Last of Us Part 2" juga seharusnya memiliki uji publik perdana di PAX East 2020, tetapi karena kekhawatiran tentang penyebaran COVID-19, Sony menarik diri dari PAX East.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.