UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru melalui SNMPTN 2020

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kampus UI (twitter/UI)

    Kampus UI (twitter/UI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2020 telah diumumkan hari ini, Rabu 8 April 2020. Sebanyak 1.106 siswa di antaranya dipastikan terserap ke Universitas Indonesia.

    Kampus UI menerima mereka dari total pendaftar mahasiswa baru S1 Reguler sebanyak 17.356 siswa. Hasil itu bisa dlihat melalui http://pengumuman.snmptn.ac.id atau http://snmptn.ui.ac.id. Selanjutnya, informasi registrasi (daftar ulang) mahasiswa baru UI yang diterima melalui SNMPTN 2020 dapat dilihat melalui laman http://penerimaan.ui.ac.id dengan mengisikan nomor peserta SNMPTN.

    Pada tahun ini, Universitas Indonesia menerima mahasiswa baru melalui tiga jalur penerimaan. Jalur SNMPTN yang berbasis nilai rapor dan prestasi di sekolah menyumbang sebesar 20 persen saja.

    Sebagian besar akan diserap UI dari jalur Seleksi Bersama Masuk PTN atau SBMPTN (30 persen) dan Seleksi Masuk UI atau SIMAK UI (50 persen). Bagi siswa yang belum berhasil lulus pada SNMPTN 2020 dapat mencoba kesempatan seleksi pada SBMPTN 2020 pada 2 - 20 Juni mendatang, dan atau SIMAK UI dengan periode pendaftarannya yang akan diumumkan kemudian.

    Kepala Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru UI, Gunawan, mengucapkan selamat atas keberhasilan mereka yang telah berhasil lulus dan unggul di antara belasan ribu peminat UI melalui jalur SNMPTN. Bagi mereka yang belum lulus dan hendak mencoba dua jalur seleksi lainnya, Gunawan meminta agar rutin mengecek informasi di situs maupun sosial media UI.

    "Mengingat pada situasi wabah COVID-19, perubahan jadwal sangat mungkin terjadi " kata Gunawan melalui keterangan tertulis, Rabu, 8 April 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.