Rontok Setelah Meroket, Aplikasi Zoom Digugat di Pengadilan

Reporter

Ilustrasi pengguna aplikasi zoom. (ANTARA/Shutterstock)

TEMPO.CO, Jakarta - Zoom Video Communications Inc mendapat gugatan class action terkait kemampuan melindungi pengguna aplikasi zoom. Popularitas aplikasi ini melambung karena pandemi COVID-19 yang memaksa orang-orang bekerja dari rumah. Namun popularitas itu kemudian terganggu oleh mudahnya penjahat siber meretas aplikasi konferensi video tersebut.

Gugatan dilayangkan oleh salah satu pemegang saham Zoom Video Communications, Michael Drieu, pada Selasa 7 April 2020. Alasannya, aplikasi zoom telah "melebih-lebihkan standar privasi" dan gagal mengungkapkan bahwa layanannya tidak dienkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) alias tidak aman.

Dilaporkan Reuters, Drieu mengklaim di pengadilan bahwa serangkaian laporan media baru-baru ini yang menyoroti kelemahan privasi dalam aplikasi Zoom telah menyebabkan saham perusahaan itu anjlok. Media menyebut serangan ramai ke aplikasi zoom sebagai zoombombing.

Nilai saham perusahaan ditutup turun sekitar 7,5 persen pada 113,75 dolar AS pada Selasa karenanya. Itu setara dengan kehilangan hampir sepertiga nilai pasar sejak mereka menyentuh rekor tertinggi pada akhir Maret.

CEO Zoom, Eric Yuan, telah meminta maaf kepada pengguna pada pekan lalu. Dia  mengatakan perusahaan itu telah gagal memenuhi harapan privasi dan keamanan komunitas, dan sedang mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki masalah tersebut.

Popularitas Zoom tiba-tiba meroket menyusul banyaknya jutaan pengguna baru dari seluruh dunia karena orang-orang dipaksa untuk bekerja dari rumah. Fenomena terjadi sebagai upaya karantina mandiri guna memperlambat penyebaran virus corona COVID-19.

Namun, Zoom menghadapi serangan balik dari pengguna yang khawatir tentang kurangnya enkripsi sesi rapat dan "zoombombing", di mana para tamu yang tidak diundang ikut rapat.

Perusahaan roket Elon Musk, SpaceX baru-baru ini melarang karyawannya menggunakan Zoom, dengan alasan "masalah privasi dan keamanan yang signifikan" tersebut. Kabinet di Taiwan juga mengatakan kepada lembaga pemerintah untuk berhenti menggunakan aplikasi tersebut.

Badan Intelijen Amerika Serikat (FBI) juga memperingatkan peretas atau hacker telah membajak pengguna yang melakukan konferensi video dan ruang online dengan aplikasi Zoom. “FBI telah menerima banyak laporan tentang konferensi yang diganggu oleh gambar-gambar porno dan/atau ujaran kebencian dan bahasa yang mengancam," bunyi peringatan dari divisi agensi itu di Boston, seperti dikutip dari laman New York Post, Selasa, 31 Maret 2020

 

 






Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

2 jam lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

2 jam lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

19 jam lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

1 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

1 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

1 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.


CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

1 hari lalu

CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

Dalam temuannya, CDC menyatakan lansia penerima vaksin booster Covid-19 Pfizer kedua kalinya berpotensi terkena stroke.


Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

2 hari lalu

Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

Pakar mengatakan apapun varian COVID-19, termasuk XBB.1.5 atau Kraken, protokol kesehatan belum berubah dan vaksin masih bermanfaat.


Yuni Shara Vaksinasi Booster ke-2 di RSPAD Gatot Soebroto, Rasanya Seperti...

2 hari lalu

Yuni Shara Vaksinasi Booster ke-2 di RSPAD Gatot Soebroto, Rasanya Seperti...

Yuni Shara sengaja menggunakan gaun tanpa lengan agar memudahkannya menerima suntikan vaksin di lengan kirinya.


Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen, Terpengaruh Aktivitas Ekonomi Cina

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen, Terpengaruh Aktivitas Ekonomi Cina

Harga minyak dunia naik 1 persen karena ekspektasi permintaan menguat dipicu menggeliatnya aktivitas ekonomi Cina.