Frustasi Pagebluk Corona, Ketua Dewan Peneliti Eropa Mundur

Reporter

Suasana sidang pleno bulanan di Parlemen Eropa yang terlihat sepi akibat virus corona (COVID-19), di Brussels, Belgia, 10 Maret 2020. REUTERS/Johanna Geron

TEMPO.CO, Brussels - Presiden Dewan Penelitian Eropa (ERC), Mauro Ferrari, mundur dari jabatannya karena frustasi dengan respons Uni Eropa terhadap pandemi penyakit virus corona 2019. Dia mundur meski baru menerima mandat memimpin organisasi ilmiah itu untuk empat tahun ke depan pada 1 Januari 2020. 

Komisi Eropa menyebutkan kalau Fearrari mengajukan pengunduran diri pada Selasa 7 April 2020 dan dinyatakan akan segera efektif. "Komisi menyesali pengunduran diri Profesor Ferrari pada awal mandatnya sebagai Presiden ERC," bunyi pernyataan Komisi Eropa.

Ferrari membuat sebuah pernyataan kepada Financial Times, yang pertama kali melaporkan pengunduran dirinya, dengan mengatakan: "Saya sangat kecewa dengan respons Eropa terhadap pandemi tersebut."

Ia mengutip penolakan institusional dan perselisihan birokrasi dalam struktur kompleks Uni Eropa atas usulannya membuat program ilmiah berskala besar melawan virus corona. "Saya tiba di ERC, pendukung kuat Uni Eropa... Krisis COVID-19 sepenuhnya mengubah pandangan saya," kata Ferrrari. 

ERC didirikan pada 2007 untuk mendanai riset para ilmuwan Eropa. Hingga 2018, dana yang disalurkan mencapai 1,86 miliar euro atau sekitar Rp 32,7 triliun. ERC berkomitmen memberikan hibah proyek yang diusulkan oleh para pakar, ketimbang mengikuti arahan politik.

Pemerintah Uni Eropa dan institusi blok tersebut dituding melakukan respons sembrono terhadap pandemi COVID-19 dengan tidak bergerak cepat atau bekerja sama. Para menteri keuangan Eropa tidak menyetujui paket penyelamat finansial pada Rabu untuk meminimalisasi guncangan pandemi.

Saat ini sejumlah negara besar di Eropa yakni Spanyol, Italia, Prancis, dan Jerman berbaris di belakang Amerika Serikat sebagai penyumbang kasus infeksi terbesar di dunia. Keempatnya, satu per satu melampaui besar jumlah korban pagebluk atau wabah virus corona di Cina.

REUTERS






Komite Keamanan Minta Tank Leopard Swiss Tak Dipulangkan ke Jerman

6 menit lalu

Komite Keamanan Minta Tank Leopard Swiss Tak Dipulangkan ke Jerman

Swiss tercatat memiliki 87 unit tank Leopard, di mana 9 dari jumlah tersebut sudah pensiun dan saat ini disimpan di depot.


Perdana Menteri Prancis Tawarkan Reformasi Usia Pensiun yang Lebih Longgar

6 jam lalu

Perdana Menteri Prancis Tawarkan Reformasi Usia Pensiun yang Lebih Longgar

Perdana Menteri Prancis menawarkan reformasi pensiun yang lebih lunak yakni warga yang bekerja di usia lebih muda, boleh pensiun lebih awal.


Jerman Memiliki Bukti Kejahatan Perang di Ukraina

15 jam lalu

Jerman Memiliki Bukti Kejahatan Perang di Ukraina

Moskow telah menolak tuduhan-tuduhan oleh Kiev dan negara-negara Barat untuk kejahatan perang.


Pengadilan Spanyol Izinkan Pria Ini Berjalan Telanjang di Jalanan

23 jam lalu

Pengadilan Spanyol Izinkan Pria Ini Berjalan Telanjang di Jalanan

Seorang pria di Spanyol sudah telanjang di depan umum sejak 2020. Ia didenda saat telanjang di wilayah Valencia, Spanyol.


Uni Eropa Legalkan Serangga Sebagai Bahan Pangan, Qatar: Haram

1 hari lalu

Uni Eropa Legalkan Serangga Sebagai Bahan Pangan, Qatar: Haram

Uni Eropa melegalkan penggunaan serangga sebagai bahan pangan. Namun menurut Qatar, serangga adalah makanan haram.


Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

1 hari lalu

Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

Kasus virus flu burung yang menginfeksi hewan mamalia di Inggris dan Spanyol membuat para ahli khawatir selanjutnya bisa menular ke manusia.


Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

1 hari lalu

Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

Pengamat tata kota Nirwono Joga menyatakan Wisma Atlet Kemayoran dibangun untuk kepentingan event olahraga internasional. Bisa untuk olimpiade.


Bocah Tertabrak Kereta di Jerman, Terseret Ratusan Meter dan 1 Korban Tewas

1 hari lalu

Bocah Tertabrak Kereta di Jerman, Terseret Ratusan Meter dan 1 Korban Tewas

Dua bocah tertabrak kereta api di jalur rel yang membelah Kota Recklinghausen, Jerman dan sempat terseret ratusan meter. Satu korban tewas


Bos Mafia Italia Ditangkap di Prancis, Menyamar Jadi Chef Pizza

1 hari lalu

Bos Mafia Italia Ditangkap di Prancis, Menyamar Jadi Chef Pizza

Seorang bos mafia Italia ditangkap di Prancis setelah buron 16 tahun ketika penyamarannya sebagai chef pizza terbongkar.


Bekas Pembalap Jean-Pierre Jabouille Meninggal, Formula 1 Berduka

1 hari lalu

Bekas Pembalap Jean-Pierre Jabouille Meninggal, Formula 1 Berduka

Tim Alpine Formula 1, yang didukung Renault, menyatakan sangat terpukul dengan wafatnya mantan pembalap Jean-Pierre Jabouille.