Terdampak COVID-19, Panda Raksasa di Moskow Rindukan Manusia

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panda raksasa di Kebun Binatang Moskow yang ikut terdampak wabah COVID-19. Kebun binatang terpaksa ditutup untuk umum karena pemberlakuan karantina wilayah untuk menghambat penyebaran penyakit virus corona 2019 itu. (REUTERS/Evgenia Novozhenina)

    Panda raksasa di Kebun Binatang Moskow yang ikut terdampak wabah COVID-19. Kebun binatang terpaksa ditutup untuk umum karena pemberlakuan karantina wilayah untuk menghambat penyebaran penyakit virus corona 2019 itu. (REUTERS/Evgenia Novozhenina)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua ekor panda raksasa di Kebun Binatang Moskow tampak merindukan keramaian pengunjung. Keduanya diduga ingin berinteraksi dengan manusia setelah sekian lama kota tersebut menerapkan pembatasan aktivitas sosial akibat wabah virus corona COVID-19.

    Dua panda bernama Ru Yi dan Ding Ding telah tinggal di kebun binatang Moskow sejak tahun lalu. Mereka adalah hadiah dari Presiden China Xi Jinping kepada Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin ketika mengunjungi Moskow.

    Dilansir Reuters, kedua panda itu berbaring sambil mengunyah bambu,selain berkeliaran di kandang mereka. Seperti terlihat dalam rekaman video dari kebun bintang, Ru Yi dan Ding Ding dinilai agak berbeda sejak kebun binatang ditutup untuk umum.

    Moskow, seperti kawasan lain di negara itu, sedang memasuki pekan kedua karantina wilayah sebagian. Warga Moskow diminta berdiam diri di rumah kecuali untuk hal penting seperti membeli makanan atau untuk urusan medis.

    "Di alam liar, panda raksasa hidup sendirian, tapi mereka sangat puas dengan kandang dan mainan yang diberikan," kata pengurus kebun binatang. "Sepertinya mereka merindukan sesuatu. Mereka mulai aktif mendekati setiap orang yang berjalan dekat kandang mereka."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.