Hati-hati, Virus Corona COVID-19 Sembunyi di Hewan Peliharaan

Seorang anggota Vshine menyelamatkan kucing peliharaan yang ditinggalkan oleh pemiliknya karena isolasi virus Corona.[Vshine/The Sun]

TEMPO.CO, Jakarta - Konsep human-animal-environment interface menjadi dasar yang melatar-belakangi mitigasi terhadap wabah penyakit infeksi, terutama yang bersifat zoonosis seperti COVID-19. Hal ini penting setelah temuan hewan domestik atau peliharaan di rumah pun memiliki kemampuan untuk menjadi 'tempat tinggal' nyaman virus tersebut. 

“Kedekatan hubungan antara manusia dengan hewan peliharaan dalam sebuah ekosistem menjadi kunci dari mata rantai penularan, pemutusan rantai, sampai muncul kembali (relapse),” kata Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga Surabaya, Chaerul Anwar Nidom.

Dalam literasi yang dibagikannya, Jumat 10 April 2020, Nidom menekankan fase relapse menjadi bagian yang tak kalah penting untuk diwaspadai. "Beberapa hewan liar dan domestik telah terbukti menjadi sumber utama penularan dan reservoir infeksi pada beberapa kasus wabah zoonosis," katanya.

Dia menerangkan, di dalam tubuh hewan, virus akan bersembunyi, berdamai dengan sistem imun host untuk mencapai suatu fase homeostasis, atau bahkan membangun kekuatan baru untuk kemudian siap dilepas ke lingkungan menjadi virus baru yang lebih ganas. "Sebagaimana teori Paradoks Peto pada proses kejadian kanker," katanya.

Itu sebabnya dia meminta kepada pemerintah lebih peduli dengan memeriksa rutin kesehatan kucinganjing, dan hewan peliharaan, memastikan mereka tidak membawa virus corona COVID-19. Menurutnya, itu penting untuk mitigasi wabah dan pemutusan penyebaran COVID-19 dalam ruang lingkup yang lebih kecil. 

"Perlu lebih waspada," kata dokter hewan lulusan IPB itu sambil menambahkan, "Surveilans aktif terhadap kucing dan anjing peliharaan atau jalanan dan hewan lainnya terhadap virus COVID-19.” 

Sebelumnya, tersiar berita tentang harimau bernama ‘Nadia’ di The Bronx Zoo New York, Amerika Serikat, bersama beberapa kucing lain terinfeksi virus corona COVID-19. Mereka diperkirakan tertular dari penjaga kebun binatang yang positif terinfeksi, tapi tanpa gejala klinis (asimptomatik)

Berita itu mengingatkan Nidom kepada data surveilans virus COVID-19 oleh Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE). Selain juga penelitian dari Harbin Veterinary Research Institute (HVRI) di Cina yang menguji penularan COVID-19 terhadap hewan domestik, kesayangan dan ternak yaitu kucing, anjing, ferret, babi, ayam dan itik.

Tim peneliti dari Harbin mendapati kucing dan ferret adalah dua hewan domestik atau peliharaan yang peka terhadap infeksi virus corona COVID-19. "Jadi virus COVID-19 pada anjing memiliki replikasi yang lebih rendah dibanding pada kucing," kata pendiri Profesor Nidom Foundation (PNF) itu mengungkapkan.




Berita Selanjutnya



Airlangga Hartarto: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Menunjukkan Prospek Cerah

3 jam lalu

Airlangga Hartarto: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Menunjukkan Prospek Cerah

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih menunjukkan prospek cerah.


Fakultas Hukum Ramah Kucing di Unpad Tiru Fakultas Hukum di UI

6 jam lalu

Fakultas Hukum Ramah Kucing di Unpad Tiru Fakultas Hukum di UI

Sejauh ini, disebutkan, tidak ada keluhan atau pihak yang keberatan soal keberadaan kucing di lingkungan gedung fakultas.


Inilah 8 Penyebab Kucing Peliharaan Anda Tidak Mau Makan

1 hari lalu

Inilah 8 Penyebab Kucing Peliharaan Anda Tidak Mau Makan

Jika tiba-tiba kucing Anda tidak mau makan, Anda perlu mencari tahu penyebabnya. Berikut beberapa penyebab kucing Anda tidak mau makan.


Inilah Ciri-ciri Kucing Peliharaan Anda Sedang Hamil

1 hari lalu

Inilah Ciri-ciri Kucing Peliharaan Anda Sedang Hamil

Mengetahui kehamilan kucing peliharaan Anda lebih awal agar lebih berhati-hati dalam merawatnya tidak ada salahnya.


Inilah Tanda-tanda Kucing Peliharaan Anda Stres

1 hari lalu

Inilah Tanda-tanda Kucing Peliharaan Anda Stres

Stres bisa membuat siapa saja sedikit gila, termasuk kucing. Berikut tanda-tanda kucing stres.


Inilah 4 Makanan Terlarang untuk Kucing

1 hari lalu

Inilah 4 Makanan Terlarang untuk Kucing

Tidak semua makanan bisa Anda berikan pada kucing. Sebab ada beberapa jenis makanan yang berbahaya untuk kucing. Apa saja itu?


Inilah Ciri-ciri Kucing Sedang Birahi

1 hari lalu

Inilah Ciri-ciri Kucing Sedang Birahi

Kucing yang sedang birahi memiliki ciri yang khas seperti serng mengeong hingga cepat marah


MRT Jakarta Catat Jumlah Penumpang Capai 61,2 Juta Selama 2019-2022

1 hari lalu

MRT Jakarta Catat Jumlah Penumpang Capai 61,2 Juta Selama 2019-2022

Dirut MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan jumlah pengguna atau ridership pada 24 Maret 2019 - 31 Desember 2022 sebanyak 61.292.496 orang. Rinciannya, pada 2019 dengan target 65.000 penumpang, realisasinya 86.270 penumpang. Pada 2020 dengan target 26.065 penumpang, realisasinya 27.122 penumpang.


Walikota New York Cabut Aturan Wajib Vaksin Covid-19

1 hari lalu

Walikota New York Cabut Aturan Wajib Vaksin Covid-19

Kota New York tak lagi mewajibkan warganya untuk mendapatkan vaksin Covid-19.


BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

2 hari lalu

BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

BPS menyebut jumlah kunjungan wisawatan asing melonjak sebesar 384,12 persen secara yoy dan secara kumulatif meningkat 251,28 persen.