Bisa Sembuh, Pasien COVID-19: Saya Tidak Menyangka ...

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu 11 Maret 2020. RSUD Suradadi menjemput salah satu anak buah kapal (ABK) warga Desa Demangharjo, Kabupaten Tegal berinisial II (42) diduga terjangkit COVID-19, karena menderita penyakit demam, batuk dan pilek selama tujuh hari usai pulang melaut dari Taiwan. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    Personel Satgas Mobile COVID-19 memeriksa kondisi pasien diduga terjangkit virus Corona (COVID-19) di ruang isolasi Rumah Sakit Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu 11 Maret 2020. RSUD Suradadi menjemput salah satu anak buah kapal (ABK) warga Desa Demangharjo, Kabupaten Tegal berinisial II (42) diduga terjangkit COVID-19, karena menderita penyakit demam, batuk dan pilek selama tujuh hari usai pulang melaut dari Taiwan. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Padang - Sebagian pasien positif COVID-19 terbukti bisa sembuh. Satu di antaranya adalah Aswiliarti, Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular di Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

    Aswiliarti sempat menjalani perawatan di ruang isolasi selama 14 hari di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang. Perempuan berusia 44 tahun ini telah berada di rumah dan berkumpul bersama keluarganya saat dihubungi Minggu pagi 12 April 2020.

    "Alhamdulillah saya tidak menyangka akhirnya bisa sembuh dari COVID-19 ini," bunyi kalimat pertama yang keluar dari mulutnya. Dia mengungkap pengalaman sempat diberitakan telah meninggal karena penyakit itu. "Senang bisa berkumpul lagi dengan keluarga tercinta," katanya sambil terus bersyukur. 

    Aswiliarti yang juga menjadi Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Pesisir Selatan Salah mengisahkan bagaimana ia selalu optimistis melawan COVID-19,yakni dukungan dari keluarga. Bahkan demi kesembuhannya, ia mendapatkan sebuah gawai baru dari keluarganya supaya mempermudah mereka berkomunikasi melalui video call atau telepon video.

    "Dengan begitu mereka bisa selalu memberikan semangat sehingga saya tidak merasa sendirian di ruangan isolasi," katanya.

    Menurut dia, dinyatakan sembuh dari COVID-19 merupakan suatu anugerah yang luar biasa. Saat ini ia tengah diselimuti kebahagiaan, terlepas dari masa-masa sulit dan suram selama 18 hari terkurung di ruangan isolasi.

    Hingga saat ini, data resmi COVID-19 di Indonesia adalah 3.842 kasus positif dan yang meninggal sebanyak 327 orang. Sedang yang sudah sembuh ada 286 orang.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.