Rusia Uji Rudal Anti-Satelit, Amerika: Ini Ancaman Serius

Reporter

Editor

Erwin Prima

Suasana peluncuran Roket Souyz-2 dari kosmodrom Vostochny Rusia yang baru, di dekat kota Tsiolkovsky di wilayah Amur, Rusia, 28 November 2017. AP Photo

TEMPO.CO, Jakarta - Rusia baru saja menembakkan rudal anti-satelit dalam uji teknologi yang dianggap Angkatan Antariksa AS sebagai ancaman terhadap aset orbital Amerika.

Pada hari Rabu, 15 April 2020, Rusia melakukan uji coba sistem rudal anti-satelit (DA-ASAT), yang dirancang untuk menghancurkan satelit di orbit Bumi yang rendah.

Tes ini menyusul manuver uji on-orbit negara itu dari dua satelit yang "menunjukkan karakteristik senjata ruang angkasa," COSMOS 2542 dan COSMOS 2543, yang telah diamati AS, kata Angkatan Udara AS dalam sebuah pernyataan Kamis, sebagaimana dikutip Space.

Pada bulan Februari, Angkatan Udara AS melihat satelit-satelit Rusia ini mengikuti sebuah satelit mata-mata AS, perilaku yang oleh komandan Angkatan Antariksa Jenderal John "Jay" Raymond dianggap pada waktu itu sebagai "tidak biasa dan mengganggu."

Angkatan Antariksa AS juga memiliki kekhawatiran serius tentang uji coba rudal DA-ASAT baru-baru ini. "Tes DA-ASAT Rusia memberikan contoh lain bahwa ancaman terhadap AS dan sistem ruang sekutu nyata, serius dan berkembang," kata Raymond dalam pernyataan Kamis.

"Amerika Serikat siap dan berkomitmen untuk mencegah agresi dan membela negara, sekutu kami, dan kepentingan AS dari tindakan bermusuhan di luar angkasa."

"Tes ini adalah bukti lebih lanjut dari advokasi munafik Rusia atas proposal pengendalian senjata luar angkasa yang dirancang untuk membatasi kemampuan Amerika Serikat sementara jelas tidak berniat menghentikan program senjata counterspace mereka," tambah Raymond.

"Antariksa sangat penting bagi semua negara dan cara hidup kita. Kebutuhan pada sistem antariksa berlanjut pada masa krisis ini di mana logistik, transportasi, dan komunikasi global adalah kunci untuk mengalahkan pandemi COVID-19."

"Ini adalah kepentingan dan tanggung jawab bersama dari semua negara untuk menciptakan kondisi yang aman, stabil, dan berkelanjutan secara operasional untuk kegiatan luar angkasa, termasuk kegiatan komersial, sipil, dan keamanan nasional," katanya.

Pada bulan Februari, ketika dua satelit Rusia terlihat "mengintai" spysat AS, itu adalah pertama kalinya dalam sejarah bahwa militer AS secara terbuka mengungkapkan ancaman langsung yang teridentifikasi dari negara lain ke satelit AS. Uji kemarin, seperti dijelaskan oleh Raymond, adalah ancaman lain terhadap sistem antariksa dan sumber daya AS di orbit Bumi yang rendah.

SPACE | CNBC






Kasus MH17, Penyelidik Hari Ini Ungkap Temuan Baru di Pengadilan Internasional

15 menit lalu

Kasus MH17, Penyelidik Hari Ini Ungkap Temuan Baru di Pengadilan Internasional

Para penyelidik internasional yang menyelidiki jatuhnya pesawat Malaysia Airlines Penerbangan 17 (MH17) akan ungkap kemungkinan tambahan tersangka


Kementerian Luar Negeri Rusia Siap Dialog dengan Siapa pun Asal Jangan Satu Arah

1 jam lalu

Kementerian Luar Negeri Rusia Siap Dialog dengan Siapa pun Asal Jangan Satu Arah

Kementerian Luar Negeri Rusia siap berdiskusi dengan negara-negara Barat, bahkan siapa pun asal rapat tidak berjalan satu arah.


Ukraina: 1.030 Tentara Rusia Tewas dalam 24 Jam

16 jam lalu

Ukraina: 1.030 Tentara Rusia Tewas dalam 24 Jam

Rusia juga mengklaim telah membunuh banyak tentara Ukraina.


Gereja Katolik Ukraina Putuskan Hubungan dengan Rusia, Natal Diperingati 25 Desember

1 hari lalu

Gereja Katolik Ukraina Putuskan Hubungan dengan Rusia, Natal Diperingati 25 Desember

Gereja Katolik Ukraina memutuskan hubungan dengan Gereja Rusia, sehingga mulai tahun ini akan merayakan Natal pada 25 Desember tidak lagi 7 Januari.


Top 3 Dunia: Gempa Turki-Suriah, Rusia Sebut AS Raja Bohong

1 hari lalu

Top 3 Dunia: Gempa Turki-Suriah, Rusia Sebut AS Raja Bohong

Berita Top 3 Dunia pada Senin 6 Februari 2023 didominasi oleh gempa Turki-Suriah yang hingga semalam menewaskan sedikitnya 2.300 orang.


Kepala Gereja Ortodoks Rusia Diduga Memata-matai Swiss untuk KGB

1 hari lalu

Kepala Gereja Ortodoks Rusia Diduga Memata-matai Swiss untuk KGB

Kepala Gereja Ortodoks Rusia Patriark Kirill, diduga bekerja untuk intelijen Soviet (KGB) saat tinggal di Swiss pada era 1970-an


Gempa Turki dan Suriah, Perusahaan Rusia Sebut PLTN Akkuyu Aman

1 hari lalu

Gempa Turki dan Suriah, Perusahaan Rusia Sebut PLTN Akkuyu Aman

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Akkuyu yang berada di selatan Turki dan saat ini sedang dibangun, tidak rusak akibat gempa Turki


Bantah AS, Burkina Faso Klaim Tidak Utamakan Perusahaan Rusia dalam Tambang Emas

1 hari lalu

Bantah AS, Burkina Faso Klaim Tidak Utamakan Perusahaan Rusia dalam Tambang Emas

Pemerintah Burkina Faso menyatakan pemberian izin pertambangan emas kepada Nordgold bukan karena perusahaan itu berasal dari Rusia


Ukraina akan Ganti Menteri Pertahanan

2 hari lalu

Ukraina akan Ganti Menteri Pertahanan

Perombakan ini terjadi di saat Ukraina mengkhawatirkan serangan besar-besaran dari Rusia.


Rusia Sebut AS Raja Bohong, Minta PBB Selidiki Perang Irak

2 hari lalu

Rusia Sebut AS Raja Bohong, Minta PBB Selidiki Perang Irak

Rusia kembali mengungkit peran Amerika Serikat dalam perang Irak. Sebut AS adalah sumber kebohongan.