Sembuh dari COVID-19, Pasien Harus Isolasi Mandiri 14 Hari Lagi

Reporter

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dinyatakan oleh RSUD Kota Bogor sembuh dan diizinkan pulang. (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)

TEMPO.CO, Manado - Pasien yang dinyatakan sembuh dari penyakit virus corona 2019 atau COVID-19 diharapkan mengisolasi diri selama 14 hari lagi. Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Penyebaran COVID-19 Sulawesi Utara, Steaven Dandel, mengungkap kewajiban itu, Minggu 26 April 2020. 

"Jadi standarnya adalah mereka yang sudah dinyatakan dua kali negatif itu dinyatakan sembuh dari COVID-19," kata Steaven yang juga seorang dokter itu. 

Ketika pasien itu diizinkan pulang setelah dirawat di rumah sakit rujukan, Steaven menambahkan adanya kewajiban untuk tetap isolasi mandiri selama 14 hari lagi. Mereka bisa menerapkan pola isolasi mandiri itu di rumah. 

"Mereka belum bisa melakukan aktivitas seperti biasa karena kita juga dalam kondisi physical distancing," ujarnya menerangkan.

Peringatan yang diberikan itu sejalan dengan pedoman terbaru dari WHO tentang penyesuaian kesehatan masyarakat dan ukuran sosial terhadap fase berikutnya dari respons tubuh terhadap virus corona COVID-19.

Badan Kesehatan Dunia itu menyikapi munculnya tren pemahaman bahwa hasil tes antibodi positif ataupun mereka yang sudah dinyatakan sembuh dari infeksi bisa digunakan sebagai 'paspor' untuk bepergian dan 'sertifikat antirisiko' untuk bisa meninggalkan protokol di rumah saja.

“Belum ada bukti kalau seseorang yang telah pulih dari COVID-19 dan memiliki antibodi bisa terlindungi dari re-infeksi,” kata WHO dalam scientific brief tertanggal 24 April 2020 dan dimuat dalam laman resmi organisasi itu.






WHO: 23 Juta Warga Terdampak Gempa Turki-Suriah

1 jam lalu

WHO: 23 Juta Warga Terdampak Gempa Turki-Suriah

WHO memperingatkan bahwa hingga 23 juta orang terdampak gempa Turki-Suriah.


Top 3 Dunia: Mulai dari Penyebab Gempa Bumi Turki dan Suriah hingga Potensi Jumlah Korban Menurut WHO

4 jam lalu

Top 3 Dunia: Mulai dari Penyebab Gempa Bumi Turki dan Suriah hingga Potensi Jumlah Korban Menurut WHO

Top 3 Dunia dikuasai oleh berita-berita tentang gempa bumi di Turki dan Suriah.


Menguak Penyebab Gempa Turki yang Masif Merusak

14 jam lalu

Menguak Penyebab Gempa Turki yang Masif Merusak

Elders mengungkapkan gempa Turki amat dahsyat dan menghancurkan karena kedalamannya hanya 18 km dari permukaan bumi atau termasuk dangkal.


WHO: Suriah Krisis, Butuh Bantuan dalam Jumlah Sangat Besar

14 jam lalu

WHO: Suriah Krisis, Butuh Bantuan dalam Jumlah Sangat Besar

Dirjen WHO mengatakan sekarang adalah perlombaan melawan waktu untuk menemukan orang-orang yang selamat.


5 Fakta Gempa Turki dan Suriah: Perkiraan Korban Tewas hingga Episentrum Gempa

16 jam lalu

5 Fakta Gempa Turki dan Suriah: Perkiraan Korban Tewas hingga Episentrum Gempa

WHO memperkirakan jumlah korban gempa Turki bisa naik 8 kali lipat dari penghitungan sementara.


MRT Jakarta Catat Jumlah Penumpang Capai 61,2 Juta Selama 2019-2022

18 jam lalu

MRT Jakarta Catat Jumlah Penumpang Capai 61,2 Juta Selama 2019-2022

Dirut MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan jumlah pengguna atau ridership pada 24 Maret 2019 - 31 Desember 2022 sebanyak 61.292.496 orang. Rinciannya, pada 2019 dengan target 65.000 penumpang, realisasinya 86.270 penumpang. Pada 2020 dengan target 26.065 penumpang, realisasinya 27.122 penumpang.


Walikota New York Cabut Aturan Wajib Vaksin Covid-19

20 jam lalu

Walikota New York Cabut Aturan Wajib Vaksin Covid-19

Kota New York tak lagi mewajibkan warganya untuk mendapatkan vaksin Covid-19.


WHO Perkirakan Korban Gempa Turki Bisa Tembus 20.000 Orang

22 jam lalu

WHO Perkirakan Korban Gempa Turki Bisa Tembus 20.000 Orang

Korban gempa Turki diperkirakan terus bertambah hingga 8 kali lipat menurut perhitungan WHO.


Gempa Turki-Suriah Tewaskan 1.900 Jiwa, WHO: Korban Jiwa Akan Melonjak

1 hari lalu

Gempa Turki-Suriah Tewaskan 1.900 Jiwa, WHO: Korban Jiwa Akan Melonjak

Rick Brennan, direktur darurat regional WHO untuk Mediterania Timur, memprediksi korban tewas gempa Turki-Suriah akan melonjak


BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

1 hari lalu

BPS Sebut Kunjungan Wisatawan Asing Melonjak 384 Persen Sepanjang 2022

BPS menyebut jumlah kunjungan wisawatan asing melonjak sebesar 384,12 persen secara yoy dan secara kumulatif meningkat 251,28 persen.