4 Fitur Baru di Google Meet, Tata Layar Video Mirip Zoom

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Aplikasi hangouts meet, ruang rapat virtual buatan Google. recode.net

    Aplikasi hangouts meet, ruang rapat virtual buatan Google. recode.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Raksasa teknologi Google telah mengumumkan empat fitur baru di layanan konferensi video Google Meet. Fitur baru tersebut di antaranya tampilan atau tata letak layar yang mengingatkan penggunanya kepada aplikasi Zoom.

    Mengutip laman Tech Republic, Kamis 23 April 2020, aktivitas bekerja dari rumah semakin penting untuk keselamatan di tengah pandemi penyakit virus corona COVID-19. Aplikasi video konferensi menjadi salah satu solusi untuk mendukungnya.

    “Setiap hari, semakin banyak orang terhubung di Google Meet, dan kami ingin memastikan mereka memiliki fitur yang mereka butuhkan untuk dibagikan agar menjadi produktif,” tulis Google di laman blognya.

    Berikut ini empat fitur baru dari Google Meet selengkapnya, 

    1. Tampilan video diperluas

    Google memperluas tampilan video yang hadir pada Google Meet dari empat orang secara bersama menjadi 16 orang, yang mirip dengan di Aplikasi Zoom. Perusahaan penjelajah web itu berharap penggunanya menjadi memiliki opsi tata letak video tambahan dan dukungan untuk bertemu dengan peserta yang terlihat lebih banyak.

    Seorang murid mengikuti pelajaran bersama murid-murid lainnya secara daring memanfaatkan Aplikasi Zoom di sebuah rumah di El Masnou, Barcelona sebelah utara, Spanyol, 2 April 2020. Seperti di banyak lokasi di banyak negara lainnya, pembelajaran seperti itu dipilih selama wabah virus corona COVID-19. (ANTARA/ REUTERS/ Albert Gea/TM)

    Menurut situs CNET, tampilan yang berbentuk mirip susunan ‘ubin’ yang diperluas mulai diluncurkan pada klien web Google Meet saja. Namun, Google berencana untuk memperluas fitur ke klien dan perangkat lain segera. Pembaruan ini muncul hanya dua pekan setelah Google melarang karyawannya menggunakan Zoom--aplikasi konferensi video paling populer saat ini--atas kekhawatiran keamanan.

    2. Berbagi video dan audio berkualitas tinggi

    Google Meet ditambahkan fitur yang memampukannya berbagi video dengan audio berkualitas tinggi yang menjadi keunggulannya. Google mengatakan fitur ini akan memberikan pengalaman yang lebih baik untuk rapat jarak jauh.

    3. Mode low-light di ponsel

    Google menambahkan mode minim cahaya ke versi seluler Google Meet. Fitur ini bisa menerangi video pengguna untuk mengkompensasi pencahayaan yang kurang ideal di lingkungan mereka berada. Saat ini, fitur hanya tersedia di ponsel, tapi Google mengatakan akan segera ditambahkan ke versi web Meet.

    4. Filter noise latar belakang

    Pengguna Google Meet yang memiliki G Suite Enterprise dan G Suite for Education akan dapat menggunakan perangkat cerdas penyaringan bising yang bersumber dari latar belakang pengguna. Gangguan bising atau noise bisa datang dari suara gonggongan anjing, teriakan anak, percakapan orang lain dan mesin kendaraan bermotor. Fitur ini awalnya tersedia di klien web, tapi akan diperluas ke perangkat seluler di masa mendatang.

    TECH REPUBLIC | CNET


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?