Saingi Zoom, Google Bebaskan Pengguna Google Meet

Foto ilustrasi. REUTERS/Andrew Wong

TEMPO.CO, Jakarta - Menyaingi Zoom, Google mengumumkan layanan panggilan obrolan atau konferensi video Google Meet akan segera dibebaskan untuk semua orang. Google Meet sebelumnya ada di belakang G Suite yang terbuka untuk siapa saja asalkan memiliki akun Google. 

Ke depan, pengguna akan dapat mengakses layanan aplikasi panggilan konferensi video itu di meet.google.com atau melalui aplikasi iOS dan Android. Untuk tahap awal, fitur layanan itu tidak dibatasi waktu penggunaannya. Pembatasan hingga 60 menit untuk akun non G Suite baru akan diterapkan setelah 30 September 2020. 

Di tengah pandemi COVID-19, berbagai negara menerapkan kebijakan pembatasan aktivitas sosial (social distancing) berskala besar dan bahkan lockdown. Selama penerapan kebijakan tersebut, masyarakat dipaksa berkegiatan dari rumah. Aplikasi obrolan video pun menjadi andalan. 

Google gencar memperkenalkan Google Meet pada awal bulan ini, setelah diam-diam mengganti nama Google Hangouts Meet. Padanya dilakukan sejumlah pembaruan dengan menghadirkan beberapa fitur seperti tampilan video, fitur berbagi, mode low-light, dan filter noise.

Aplikasi hangouts meet, ruang rapat virtual buatan Google. recode.net

Namun, sama seperti Zoom, Google Meet juga tidak dilindungi dengan sistem enkripsi end-to-end. Keduanya hanya menggunakan encrypted in transit, yang artinya dapat dimasuki oleh siapa saja yang menggunakan koneksi HTTPS.

Percakapan dilakukan mungkin bersifat pribadi, tetapi memungkinkan penyedia layanan dapat melihat data rapat yang dilakukan penggunanya. Problem ini yang sempat mendera Zoom sebagai aplikasi konferensi video paling populer.

ARSTECHNICA | THE VERGE






Jaga Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi agar Kualitas Hidup Tetap Baik

11 jam lalu

Jaga Kesehatan Jiwa di Masa Pandemi agar Kualitas Hidup Tetap Baik

Aspek kesehatan jiwa perlu menjadi perhatian bersama demi kesejahteraan psikologis masyarakat kala harus beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19.


Otoritas Kesehatan Amerika Serikat Longgarkan Aturan Covid-19

22 jam lalu

Otoritas Kesehatan Amerika Serikat Longgarkan Aturan Covid-19

CDC memperbaharui aturan Covid-19 di Amerika Serikat. Sekolah tak lagi perlu melakukan karantina mandiri jika ada yang positif Covid-19.


Kim Jong Un Demam Tinggi Saat Pandemi Covid-19 Mewabah

1 hari lalu

Kim Jong Un Demam Tinggi Saat Pandemi Covid-19 Mewabah

Kim Yo Jong, adik Kim Jong Un sebelumnya mengatakan kakaknya sempat sakit parah dan demam tinggi saat kasus Covid-19 merebak di Korea Utara.


Kim Jong Un Umumkan Korea Utara Menang Lawan Covid

1 hari lalu

Kim Jong Un Umumkan Korea Utara Menang Lawan Covid

Dalam dua pekan terakhir, pemerintah Korea Utara tak menemukan kasus Covid-19 yang baru. Kim Jong Un mengumumkan negaranya menang lawan Corona.


Omicron Baru Lagi yang Lebih Menular: BA.4.6 Versus BA.5 dan BA.2.75

1 hari lalu

Omicron Baru Lagi yang Lebih Menular: BA.4.6 Versus BA.5 dan BA.2.75

Pemerintah dan masyarakat di Indonesia diminta tak cemas dengan adanya subvarian Omicron terbaru tapi jangan juga dipandang remeh.


Inilah Gejala Orang yang Terinfeksi Virus Langya, Virus Baru yang Ditemukan di Cina

2 hari lalu

Inilah Gejala Orang yang Terinfeksi Virus Langya, Virus Baru yang Ditemukan di Cina

Virus Langya merupakan jenis virus baru yang ditemukan di Cina dengan gejala demam, batuk, kelelahan, dan mual.


Terdeteksi di 43 Negara, Ini yang Perlu Diketahui tentang Covid-19 Subvarian BA.4.6

2 hari lalu

Terdeteksi di 43 Negara, Ini yang Perlu Diketahui tentang Covid-19 Subvarian BA.4.6

Pakar mengatakan subvarian baru COVID-19 BA.4.6 saat ini telah terdeteksi di 43 negara. Berikut hal yang perlu diperhatikan.


Kota Sanya di Cina Lockdown, Lebih dari 80.000 Turis Terjebak

2 hari lalu

Kota Sanya di Cina Lockdown, Lebih dari 80.000 Turis Terjebak

Sanya yang juga dikenal sebagai Hawaii Cina telah mendaftarkan 801 kasus COVID-19 dari 1 hingga 7 Agustus 2022, akhirnya lockdown.


Toyota Tangguhkan Produksi di Salah Satu Pabrik di Jepang karena Wabah Covid-19

3 hari lalu

Toyota Tangguhkan Produksi di Salah Satu Pabrik di Jepang karena Wabah Covid-19

Toyota telah menangguhkan produksi shift malam pada salah satu lini produksi di pabrik di Jepang karena pekerja terinfeksi Covid-19.


Kasus Covid-19 di Tibet Mulai Meresahkan

3 hari lalu

Kasus Covid-19 di Tibet Mulai Meresahkan

Warga Tibet yang tinggal di sejumlah wilayah diminta melakukan tes massal Covid-19.