Tes Covid-19 di Asia Tenggara: Pandemi Lebih Lama di Indonesia?

Reporter

Petugas melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 (Rapid Test) kepada warga yang terjaring razia pembatasan aktifitas malam hari di Polrestabes Surabaya, Ahad dini hari. Sebanyak 171 orang di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo menjalani rapid test COVID-19 serta pemeriksaan lebih lanjut setelah terjaring razia yang digelar oleh pihak kepolisian tersebut. ANTARA/Didik Suhartono

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah studi literatur saling membandingkan jumlah tes Covid-19 di Indonesia dengan yang dilakukan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara. Hasilnya, Indonesia hanya lebih banyak daripada Myanmar jika dihitung per seribu penduduknya.

Studi dilakukan media ekonomi daring, Lifepal, dengan mengumpulkan data dari laman resmi milik Kementerian Kesehatan, Infeksi Emerging, dan platform Our World in Data. Mereka mengungkap kalau jumlah tes Covid-19 yang dilakukan di Indonesia hingga 1 Mei 2020 telah mencapai 76.538 tes.

Pada tanggal itu, Lifepal mencatat ada tambahan 4.187 tes spesimen dengan jumlah kasus yang kemudian terkonfirmasi positif bertambah 433 orang. Jumlah tes tersebut menurun 8,3% dari jumlah tes yang dilakukan pada 30 April yakni sebanyak 4.567 tes.

Angka tes memang fluktuatif tiap harinya, seperti misalnya pada 29 April, jumlah tes yang dilakukan mencapai 5.240. Tanggal itu yang tertinggi kedua sejak tanggal 12 April di mana dalam sehari tercatat ada 7.293 tes yang dilakukan.

Kendati demikian, angka tersebut masih di bawah jumlah tes Covid-19 yang dilakukan oleh Vietnam, Singapura, Malaysia, dan Filipina. Setidaknya per 27 April lalu. Hingga tanggal itu Vietnam bahkan sudah melakukan lebih dari 212 ribu tes.

Sedang Malaysia sudah melakukan lebih dari 138 ribu tes. Indonesia masih unggul ketimbang Myanmar yang baru melakukan 6 ribuan tes serta Thailand yang baru melakukan 53 ribuan tes spesimen.

Untuk rasio per seribu penduduk, Singapura yang kini memiliki kapasitas tes sampai 8.000 spesimen per hari menjadi yang terbaik di kawasan Asia Tenggara. Rasionya adalah 17,08. Klaim yang dikutip dari situs Kementerian Kesehatan Singapura bahkan sampai 21,0--lebih tinggi daripada yang dilakukan Amerika Serikat (16) dan Inggris (10).

Sedangkan rasio tertinggi di Asia Tenggara ditempati Malaysia dengan pemeriksaan 5,21 orang per seribu penduduknya lalu Vietnam dengan rasio 2,68. Di belakangnya adalah Thailand (1,01), Filipina (0,89), Indonesia (0,28), dan Myanmar (0,14).

Ruben Setiawan, manajer konten di PT Lifepal Technologies Indonesia, mengatakan tanpa peningkatan jumlah tes yang memadai, maka akan makin lambat pula pandemi Covid-19 akan berakhir di suatu wilayah. Dia juga berharap janji dan rencana pemerintah mendatangkan total 400 ribu reagen PCR dari luar negeri dan mendistribusikannya ke 43 laboratorium yang saat ini aktif memeriksa spesimen Covid-19 bisa terlaksana penuh.

"Karena tes yang dilakukan hingga saat ini masih jauh dari target tes PCR 10 ribu hari yang ditargetkan Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Kesehatan pada 13 April 2020 lalu," katanya saat membagikan hasil studinya, Minggu 3 Mei 2020. 

Kurangnya tes yang dilakukan Indonesia bukanlah satu-satunya hal yang berpotensi memperpanjang akhir dari pandemi Covid-19. Berbagai hal seperti penegakan social distancing, physical distancing, aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan sejumlah provinsi, hingga pelarangan mudik di Lebaran kali ini  juga punya andil besar untuk segera mengakhiri pandemi ini.

"Semua tergantung pada niat, kerelaan, dan kedisiplinan seluruh lapisan masyarakat untuk bekerjasama guna mengatasi ini semua," kata Ruben menambahkan.






Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

2 jam lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

2 jam lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

19 jam lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Junta Myanmar Gelar Pemilu, Dinilai Hanya Akal-akalan

1 hari lalu

Junta Myanmar Gelar Pemilu, Dinilai Hanya Akal-akalan

Junta militer Myanmar mengumumkan persyaratan, yang dinilai tidak masuk akal, bagi partai politik untuk mengikuti pemilihan tahun ini.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

1 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

1 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

1 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.


CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

1 hari lalu

CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

Dalam temuannya, CDC menyatakan lansia penerima vaksin booster Covid-19 Pfizer kedua kalinya berpotensi terkena stroke.


Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

2 hari lalu

Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

Pakar mengatakan apapun varian COVID-19, termasuk XBB.1.5 atau Kraken, protokol kesehatan belum berubah dan vaksin masih bermanfaat.


Yuni Shara Vaksinasi Booster ke-2 di RSPAD Gatot Soebroto, Rasanya Seperti...

2 hari lalu

Yuni Shara Vaksinasi Booster ke-2 di RSPAD Gatot Soebroto, Rasanya Seperti...

Yuni Shara sengaja menggunakan gaun tanpa lengan agar memudahkannya menerima suntikan vaksin di lengan kirinya.