Kemasan Bisa Jadi Tanaman, Tim ITB Juara L'Oreal Brandstorm 2020

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Berbagai sampah plastik berupa kemasan makanan dan minuman yang disusupi kedalam sampah kertas impor diperlihatkan saat aksi protes tolak sampah impor di Surabaya, 12 Juli 2019. Tumpukan sampah impor yang berada di Desa Bangun, Mojokerto, Jawa Timur ini dijadikan sebagian besar warganya sebagai sumber penghasilan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    Berbagai sampah plastik berupa kemasan makanan dan minuman yang disusupi kedalam sampah kertas impor diperlihatkan saat aksi protes tolak sampah impor di Surabaya, 12 Juli 2019. Tumpukan sampah impor yang berada di Desa Bangun, Mojokerto, Jawa Timur ini dijadikan sebagian besar warganya sebagai sumber penghasilan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Bandung - Tim mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi kampiun di ajang L'Oréal Brandstorm 2020. Ide karyanya yang berjudul Plus Tree, membuat kemasan plastik kosmetika menjadi media untuk menumbuhkan benih menjadi tanaman, akan dibawa ke lomba serupa di tingkat internasional 23-24 Juni 2020 .

    Tim Plus Tree terdiri dari Antonius Reynard Affand (Manajemen Rekayasa), Karin Adriana Widyanti (Manajemen Rekayasa), dan Farhan Hadi Taskaya (Teknik Kimia). Mereka membidik kemasan plastik seperti sachet masker wajah dan pewarna rambut. “Selama ini limbah kemasan kosmetik seperti itu yang sulit dikumpulkan,” ujar Karin, Selasa 5 Mei 2020.

    Plus Tree akan membuat kemasan sachet itu dari bahan alami dari serat pati seperti dari jagung dan singkong yang bisa terurai di dalam tanah. Konsep compostable itu, kata Karin, sudah jamak untuk kemasan makanan. "Namun sejauh ini belum ada untuk kemasan produk kecantikan," katanya menambahkan.

    Tak sekadar bisa terurai di lingkungan, Plus Tree juga membuat konsep negative waste atau sampah yang dapat menumbuhkan pohon. Ini diklaim Karin sebagai inovasi baru yang belum pernah ada sebelumnya.

    Rencananya pada setiap kemasan Plus Tree akan disisipkan benih agar dapat tumbuh ketika ditanam bersama limbah kemasan. Aspek teknisnya, Karin mengatakan, saat ini masih disempurnakan untuk dibawa ke kontes L'oreal internasional. 

    “Plus Tree diharapkan dapat mengubah perilaku konsumen menjadi lebih sadar akan lingkungan dan membuat program komunitas ramah lingkungan,” ujarnya.

    Plus Tree menjadi juara L'Oréal Brandstorm 2020 setelah melakukan presentasi final di tingkat nasional pada 16 April 2020.  Kriteria lomba seperti kreativitas ide inovasi, manfaat nyata dari solusi masalah, realistis, dan kemudahan pengembangannya di negara lain.

    Ide Plus Tree terinspirasi dari boneka yang dijadikan sebagai media tanam seperti rumput. Dari sana muncul gagasan untuk bisa menumbuhkan tanaman dari dalam kemasan. Kemasan Plus Tree dapat ditempatkan ke dalam pot bersama dengan benih yang kemudian akan terurai dan tumbuh menjadi tanaman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.